Purbalingga Targetkan Rehab 2000 RTLH di Tahun 2018

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM terus menggenjot program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga. Pada awal kepemimpinannya, angka kemiskinan di Purbalingga mencapai 11,6 persen atau lebih dari 27.552 rumah dalam kondisi tidak sehat dan tidak layak huni.

“Kami berkomitmen untuk merehab seluruh rumah tidak layak huni menjadi rumah sehat layak huni. Tahun ini kita targetkan lagi 2000 RTLH dapat ditangani. Nanti kita dorong lagi para kepala desa dan OPD untuk terlibat dalam program ini,” ujar Bupati Tasdi, saat merehab rumah Ny. Sairah warga RT 1 RW 19 Desa/Kecamatan Pengadegan pada rangkaian kegiatan Gebyar Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Kecamatan Pengadegan, Sabtu (17/2/2018).

Dikatakan Bupati, selama dua tahun program rehab RTLH sudah hampir 9000 rumah tertangani, baik dari APBD Purbalingga, Provinsi, Pusat, para kepala desa dan CSR (corporate Social Responsibility) dari sejumlah pihak baik lembaga dan paguyuban. Melalui penanganan itu, lanjut Bupati, saat ini masih ada 18 ribu RTLH yang harus ditangani bersama-sama.

“Untuk program ini kita kroyokan bareng-bareng hingga sampai nanti tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni,” katanya.

Selain rehab RTLH, sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam Gebyar Germas yang dipusatkan di lapangan SMP Negeri 1 Pengadegan. Bupati bersama tim Batik Lurik (Bareng-bareng Tilik Keluarga Resiko Kesehatan) Puskesmas Pengadegan, mengunjungi rumah Alika Putri (11) anak penderita meningitis dan Feliana Rizki penderita hidrocefalus. Seperti biasa, bupati juga membagikan Beras Purbalingga (Rasbangga) sebanyak 981 KK. (BNC/PI/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.