Expo UKM/UMKM Pondok Pesantren Digelar Peringati HSN

EKSPO UKM/UMKM PONDOK PESANTREN HSN KE 3 DIBUKA WAKIL BUPATI BANYUMAS

BanyumasNews.com, RAWALO – Wakil Bupati Banyumas dr Budi Setyawan membuka rangkaian festival pondok pesantren untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke 3, di lapangan Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Kamis (26/10/2017) lalu.

Hadir dalam acara tersebut Irwan Zubair Plt Kepala KPw Bank Indonesia Purwokerto, Drs Akhsin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Kyai Sepuh Pondok Pesantren Miftahul Huda KH. Zaeni Ilyas, forum pimpinan Kecamatan Rawalo, para santri/santriwati Pondok Pesantren Miftahul Huda dan perwakilan santri/santriwati pondok pesantren lainnya di Kabupaten Banyumas.

Dalam sambutan pembukaan, dr Budi Setyawan menyambut baik acara hasil inisiasi KH Khanan Masykur, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Djoko Juniwarto Kepala Unit Pengembangan Ekonomi KPw Bank Indonesia Purwokerto dan Prof DR Ahmad Sodiq Rektor UNU (Universitas Nahdatul Ulama).

“Hendaknya acara festival pondok pesantren dalam rangka HSN ini menjadi agenda tahunan”, kata Budi.

Budi juga sangat mengapresiasi dorongan moril dan materil KPw BI Purwokerto agar para kyai dan santi/santriwati menjadi motor utama pengembangan UKM/UMKM di Kabupaten Banyumas khususnya dan eks Karesidenan Banyumas umumnya.

Sementara itu, Irwan Zubir Plt Kepala KPw BI Purwokerto dalam sambutannya mengatakan, acara ini sesuai dengan program Kantor Bank Indonesia Pusat, yaitu program Pesantren Mandiri Ekonomi. “Maksud diadakan festival pondok pesantren adalah untuk mengasah kepekaan ekonomi/sosial para santri/santriwati”, katanya.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya stan ekspo prodak UKM/ UMKM pesantren. Dari total stand, 40 persen diisi oleh porodak UKM/UMKM masyarakat luar pondok pesantren. 

Sambutan Irwan Zubir sangat menarik ketika mengapresiasi jiwa petriotisme para kyai dan santri patut dapat acungan jempol. Dalam berbagai catatan sejarah, kiprah para kyai dan santri merupakan bukti kecintaan mereka pada tanah air Indonesia.

“Semangat cinta tanah air ini perlu dipupuk dan ditumbuh kembangkan. Untuk itulah, KH Abdul Wahab Hasbullah perlu menggubah lagi Syubbanul Wathan”, tandas Irwan.

“Kalau Bung Karno mengatakan Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah (Jas Merah), maka kita seharusnya juga Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Para Ulama (Jas Hijau)”, tegasnya.

Sementara itu Djoko Juniwarto, Kepala Pengembangan Ekonomi KPw Bi Purwokerto yang juga inisiator festival pondok pesantren, mengatakan rangkaian acara HSN ke 3 di lapangan desa Banjarparakan berlangsung sampai hari Minggu, 29/10/2017.

Salah satu acara yaitu Dialog Ekonomi dengan hadirkan pembicara Adi Satria anggota DPR Pusat komisi VI yang membawahi UKM/UMKM. Djoko Juniwarto sebagai ekonom KPw Bi Purwokerto juga bertindak sebagai pembicara dialog yang diadakan hari Jum’at (27/10/2017) malam. (BNC/Hari Widiyanto)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.