Puisi-puisi Manembah Setiawan Budhiarto

Puisi “Manembah” – Setiawan Budhiarto

***

Sumpah pemoeda
Kepada sang pencipta
Tentang “satoe”

Bukan hanya soempah dan satoe- nya yang inti

Tapi komunikasi nya yang inti

Tanpa sesambungan
Tanpa komunikasi
Dengan Sang Sejati
Hanya hambar
Dan gering
Segala apa
Penyembahan
Loyalitas
Cinta
Doa
Pun keyakinan, keikhlasan, kesabaran dan kesyukuran

Jalinlah komunikasi
Terus pertajam
Terus akrabi
Terus indah
Terus bahagia
Terus menjadi pemoeda jang sedjati

***

Biarkan sekitarmu rapi bersanding
Selonjor
Dan menawarkan kepastian
Tak ada buih
Tak ada yang tak wangi

Lalu lepaskan tegak lurus sebanyak jujurnya katakata
Lalu terima sebanyak katakata yang tumpah dari samudera
Lalu jangan kau sudahi

Dan perhatikan binar dada
Binar rasa
Dan sekelumit ijabah
Terus menyambung hingga gerbang istana

***
Para pengejar harta
Dunia
Ketenaran
Pujian
Dan segala apa yang jelas berkilauan

Akan terus dikejar lelah
Dikejar khawatir
Dibelenggu apa yang tergenggam

Dan kata kata semakin tajam menghujam
Bagi diri yang tidak lagi mendengar

***
Dalam kebencian dan dendam
Tidak ada cahaya
Dan cinta sejati

Hanya kepedihan
Penderitaan yang tak berpantai
Dan terus menenggelamkan segala apa

Kuburlah benci dan dendam
Ikutilah cahaya
Dan cinta sejati
Yang terus membawa segenap diri
Pada kesempurnaan
Yang dititipkan
Yang dipilihkan

***

Tentang bangsa ini
Tambah semangat saja
Tambah sangat  percaya
Bahwa semakin banyak dan terus berjabat
Kaum yang sangat mencurahkan daya dan upaya
Yang sangat tanpa pamrih
Yang sangat kuat
Dan tak mudah tergiur dengan puja puji
Dengan gemerlap angka angka
Yang sangat bertapa dalam diam dan geraknya

Kaum dimana jiwa jiwanya sangat merdeka
Dan sangat indonesia
Dan tentu sangat nusantara

***

OKTOBER 2017

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.