Tergiur Kerja di Pertamina, Rp 125 Juta Melayang

BanyumasNews.com, CILACAP – Kepolisan Sektor Nusawungu, Cilacap, berhasil mengungkap kasus penipuan dengan kerugian mencapai ratusa juta rupiah. Modus yang digunakan, penipu mengaku bisa membatu meloloskan pencari kerja dalam perekrutan karyawan Pertamina.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Nusawungu AKP Tusiran, Senin (9/10/2017) mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap adalah FZ alias Fajar (22), warga Dusun Cibungur, Desa Cintamulya Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pelaku ditangkap pada hari Rabu (04/10/2017) di salah satu kontrakan di desa Karangtawang, Nusawungu, Cilacap.

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil menyita 2 buah unit mobil Nissan Grand Livina dan Ford Escape serta beberapa dokumen persyaratan melamar pekerjaan.

Kapolsek menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari laporan Bariman, warga Binangun Cilacap, yang pada hari Senin 4 September 2017 mengalami kerugian berupa uang tunai 125 juta. Bariman menyetorkan uang kepada pelaku dengan harapan anak laki-lakinya yang bernama Eko bisa masuk diterima sebagai karyawan Pertamina.

“Modus yang digunakan pelaku adalah bisa memasukan sebagai karyawan Pertamina dengan membayar sejumlah uang”, jelas Kapolsek.

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku kenal dengan direktur Pertamina dan bisa membatu memasukkan menjadi karyawan Pertamina.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Dua unit mobil yang diduga dibeli dari hasil uang kejahatan disita sebagai barang bukti.

“Kami juga menyita kwitansi pembayaran tertera uang 125 juta serta beberapa dokumen persaratan masuk kerja di Pertamina”, tambah Kapolsek.

Atas kejadian tersebut masyarakat dihimbau jangan mudah percaya dengan seseorang yang bisa memasukkan kerja dengan membayar sejumlah uang. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.