Ini Deklarasi Bogor untuk Sastra Indonesia

Inilah poin lengkap Deklarasi Bogor untuk Sastra Indonesia

BanyumasNews.com, BOGOR – Berikut ini dimuat lengkap DEKLARASI BOGOR UNTUK SASTRA INDONESIA, yang dihasilkan dalam Jambore Susastra Jabar 2017, yang berlangsung Jum’at-Ahad (25-27/8), di Wisma Dharmais, Bogor.

1. Mendorong semua pihak untuk menghargai karya sastra dengan cara mendukung dan memfasilitasi penerbitan karya para sastrawan.

2. Mendorong semua pihak untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan sastra di masyarakat.

3. Meminta pemerintah memberi apresiasi dan penghargaan  secara periodik kepada sastrawan.

4. Pemerintah berkewajiban mensosialisasikan, menerjemahkan, menerbitkan dan mempromosikan karya para sastrawan Indonesia di dalam maupun di luar negeri.

5. Pemerintah berkewajiban menjamin kesehatan sastrawan dengan cara memberi asuransi yang layak.

6. Mengoptimalkan SDM sastrawan lokal di daerah masing-masing dalam kegiatan literasi.

7. Pemerintah  berkewajiban memfasilitasi, menggali, melestarikan dan mempromosikan karya sastra tradisi.

8. Pemerintah berkewajiban memfasilitasi peningkatan kualitas sastrawan melalui pelatihan, pendidikan, residensi di dalam dan di luar negeri.

9. Pemerintah berkewajiban membeli buku karya para sastrawan untuk disebarluaskan ke lembaga pendidikan, komunitas, perpustakaan di dalam di luar negeri.

PERUMUS (tim kecil)
1. Putra Gara /Jawa Barat
2. Mustafa Ismail / Aceh
3. Sudiyanto / Jawa Timur
4. Buanargis  Muryono / Jawa Tengah
5. Rida Nurdiani / Jawa Barat
6. Willy Ana / Bengkulu
7. Fanny J. Poyk / NTT
8. Hamidin Krazan /Jawa Tengah
9. Ace Sumanta /Jawa Barat
10. M. Bonar Harahap / Sumatera Utara
11. Saifullah S. /Aceh
12. Ary Mugiasih / Jawa Timur
13. Nanoe Anka / Jawa Barat
14. Gus Weet / Jawa Barat
15. Moch. Saleh Sohih/ Jawa Barat
16. Ismail Lutan/ Sumatera Barat

Hasil rumusan tim kecil ini disepakati oleh seluruh peserta yang hadir dalam jambore tersebut.

Untuk kegiatan perdana ini, bertindak sebagai tuan rumah adalah Dewan Kesenian Kabupaten Bogor. Ketua Dewan Kesenian Bogor Erwin Suriana mengatakan, pihaknya bangga dapat memfasilitasi dan mendukung acara yang digagas oleh seniman dan sastrawan ini.

“Bukan untuk kegiatan perdana ini saja, tetapi juga untuk kegiatan  KOSA JABAR berikutnya, Dewan Kesenian Kabupaten Bogor siap berpartisipasi aktif, karena kami berkomitmen kuat untuk meningkatkan kesenian  dan kesastraan Indonesia,” tuturnya antusias.

Ditambahkan Erwin, dalam meningkatkan kesenian dan kebudayaan, khususnya di Bogor, pihaknya tidak selalu top down, tetapi juga bottom up.

“Saya selalu berpikiran, untuk mengembangkan kesenian harus dari bawah. Yakni dari pelaku kesenian itu sendiri, bukan dari atas atau pejabat. Makanya, apa yang diingini oleh pelaku kesenian, harus difasilitasi dan direalisasikan,” tambahnya.

Rencananya, Jambore Susastra Jabar akan berlangsung setiap tahun sebagai wujud nyata kepedulian seniman meningkatkan dan mengembangkan kehidupan bersastra di Indonesia.

Selain itu juga untuk ‘mengetuk jendela hati’ pemangku kuasa agar lebih peduli kepada karya sastra dan pegiat kebudayaan. (BNC/

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.