Tarian Lengger Khas Purbalingga Dikenalkan di Rainas XI

Kwarcab Purbalingga mengenalkan tarian lengger khas Purbalingga di Rainas XI

BanyumasNews.com, CIBUBUR – Kwarcab Purbalingga mengenalkan tarian lengger dan musik calung khas Purbalingga saat kegiatan Raimuna Nasional (Rainas) ke XI tahun yang dilaksanakan pada tanggal 13 – 21 Agustus 2017 di Buperta Cibubur Jakarta Timur.

Mereka menampilkan tarian tersebut di acara karnaval nusantara yang diikuti oleh seluruh peserta dari penjuru nusantara di arena sekitar Buperta (20/8/2017).

Tarian tersebut juga ditampilkan saat pentas seni budaya (Culture and Art Festival). Kemudian Kwarcab Purbalingga juga mengenalkan potensi wisata, makanan khas dan warisan budaya lainnya yang bisa dinikmati di stand yang ditampilkan saat kegiatan berlangsung. Dikenalkan juga motif batik Goa Kawa.

Menurut Doriyanto, pendamping kontingen Kwarcab Purbalingga, pengenalan seni lengger dan calung sebagai wujud nyata kepedulian Pramuka kepada warisan budaya lokal Purbalingga. Pramuka juga berperan dalam melestarikan budaya Indonesia.

“Saat ini sudah ada revitalisasi Gerakan Pramuka, yang diharapkan melalui revitalisasi ini, eksistensi Gerakan Pramuka semakin baik lagi dalam berbagai hal, termasuk dalam perannya melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” kata Doriyanto.

Kontingen Kwarcab Purbalingga juga membuat gapura yang didesain layaknya sebuah cottage, sehingga bukan hanya berfungsi sebagai gapura tapi juga berfungsi sebagai stand untuk menampilkan budaya Purbalingga. Dan itu terbukti dengan banyaknya para peserta yang mengunjungi tenda Purbalingga karena melihat keunikan gapuranya.

Ketua Dewan Kerja Cabang Purbalingga yang juga anggota Kontingen Dhiki Rachmawan Pratama menyampaikan bahwa, selain tertarik karena gapuranya yang unik, para peserta dari luar daerah juga tertarik menyaksikan kelihaian kontingen Purabalingga dalam memainkan alat musik gendingan.

“Hampir setiap sore, kontingen Purbalingga memainkan gendingan dan uyon-uyon di pelataran tapak perkemahan untuk menghibur peserta dari luar daerah dan juga sebagai upaya mengenalkan budaya kota Perwira,” kata Dhiki.

Sedangkan salah satu peserta Rainas, Amar mengatakan banyak peserta dan pengunjung yang ikut menyaksikan pertunjukan musik yang  dimainkan. Bahkan ada beberapa kontingen dari luar daerah yang minta diajari cara memainkan alat musiknya.

“Kegiatan lainnya yakni kegiatan Global Development Village, Rover Challenge, Tour Edukasi, Rover Warrior. Pada kegiatan Rover Challenge, peserta dari Kontingen Purbalingga mendapatkan predikat terbaik 2 dan 3 dalam kegiatan panahan yang diraih oleh Dhiki Rachmawan Pratama dan Taufik Nur Arifan,” pungkasnya. (BNC/HI-2).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.