Knalpot Purbalingga Go Internasional, Ikut Pameran di Singapura

BanyumasNews.com – Knalpot Purbalingga akan mencoba go international dengan megikuti pameran tingkat ASEAN di Singapura. Kegiatan tersebut merupakan apresiasi Presiden Jokowi saat mengunjungi stan pameran saat kegiatan APKASI pada Juli yang lalu.

Kegiatan pameran tingkat ASEAN itu juga akan diikuti oleh 11 kabupaten/kota se Indonesia yang mempunyai produk UKM (Usaha Kecil Mikro).

Bupati Purbalingga, Tasdi saat itu mengajak Presiden berkunjung ke stan Purbalingga, dan sangat responsif dengan keberadaan knalpot Purbalingga. Jokowi mengapresiasi knalpot Purbalingga bisa mendapat pengakuan secara nasional dan akan difasilitasi untuk masuk ke perusahaan-perusahaan otomotif multi nasional, termasuk PT Astra Group.

“Pameran akan dilaksankan di Hotel Marina Beach, Singapura tanggal 18 -23 September tahun ini, dan besok tanggal 4 Agustus akan dilakukan technical meeting di kementrian sekretariat kabinet. Rombongan pameran ekspo nanti akan dipimpin oleh Bu Wakil Bupati,” kata Tasdi saat siding Paripurna Rapat pembahasan persetujuan bersama 8 raperda bersama DPRD Purbalingga, Senin (30/7/2017).

Purbalingga juga menjadi sentra industri wig

Tasdi juga menambahkan, di bulan Oktober minggu ke 4, Purbalingga juga diajak oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk ikut hadir dalam simposium di Korea Selatan. Simposium tersebut terkait dengan Purbalingga sebagai pusatnya pembuatan rambut palsu, bulu mata palsu dan kuku palsu.

Terkait degan keberadaan Bandara Wirasaba yang telah diganti dengan Bandara Jenderal Besar Soedirman, lanjut Tasdi, Presiden Jokowi menjanjikan tahun 2020, bandara harus sudah operasional. Sekarang pemerintah pusat sedang menggarap Bandara di Tasikmalaya yang dilakukan oleh BUMN Angkasa Pura II

“Untuk pembangunan bandara tidak hanya asal membangun, namun dengan konsep yang matang sehingga diperlukan anggaran Rp 350-400 miliar,” kata Tasdi.

Selain apresiasi Presiden kepada Purbalingga saat mengikuti pameran ekspo APKASI, juga ada manfaat diambil dari kegiatan tersebut. Yakni ditandatanginya penjualan produk gula kristal sebanyak 500 ton untuk tahun pertama. Pembelinya dari PT Giat Bandung dan PT Goku Resources. (BNC/HI-2)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.