Lumpuh Separo Badan, Sugianto Tetap Mengajar Mengaji Al-Qur’an Selama Belasan Tahun

BanyumasNews.com – Dengan kondisi serba keterbatasan, seorang guru ngaji di Banyumas, Jawa Tengah, yang menderita kelumpuhan separuh badan selama belasan tahun, tetap setia mengajar mengaji. Guru ngaji ini menderita lumpuh setelah mengalami kecelakaan tertabrak bus 15 tahun lalu.

Sugianto, nama guru ngaji itu, menempati rumah sederhana di desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas. Setiap hari rumahnya didatangi anak-anak untuk belajar mengaji. Siapa sangka jika ustadz Sugianto yang memberi pelajaran baca al Qur’an ini seorang yang menderita lumpuh.

Dengan keterbatasan tubuhnya yang sudah lumpuh separo badan dari pinggang ke bawah itu, Sugianto begitu telaten mengajari anak-anak kampung di Karangbawang mengaji suratan-suratan pendek Al Qur’an. Anak-anak itu juga tidak canggung dan merasa senang diajari oleh Sugianto.

Anak-anak santri Sugianto
Kondisi Sugianto harus selalu berbaring

Menurut Tisem, ibunya, Sugianto mengalami kelumpuhan pasca tertabrak bus Sinar Jaya pada bulan Juli 2002. “Sudah dirawat beberapa kali di rumah sakit, namun tak kunjung sembuh”, kata Tisem.

Karena tidak ada biaya, lanjut Tisem, akhirnya pasrah terbaring tak berdaya di atas ranjang.

Derita Sugianto makin bertambah, sa isterinya meninggalkannya dan menikah lagi dengan pria lain. Disusul kemudian ayahnya meninggal dunia. Kini Sugianto dirawat ibunya yang hanya seorang buruh serabutan.

Kondisi guru ngaji ini makin memprihatinkan karena setiap hari membutuhkan peralatan untuk perawatan. Sementara keluarganya tak mampu membelikannya. Menurut Sugianto beberapa kali mengajukan bantuan kepada Pemkab Banyumas atas kondisi tersebut, namun hingga kini tak pernah mendapat perhatian.

Hal itu dibenarkan oleh Budi Riyanto, Kepala Desa Karangbawang.

Keluarganya berharap ada dermawan yang bisa membantu mereka. Sementara Sugianto hanya pasrah dan bertekad akan tetap mengajar ngaji hingga tubuhnya benar-benar tak berdaya. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.