Koalisi Demiz – Syaikhu Belum Pasti, Tunggu Kata Prabowo

BanyumasNews.com – Peta politik Jawa Barat sempat dihebohkan dengan pemberitaan pernyataan Presiden PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang menyatakan koalisi PKS Gerindra akan mengusung pasangan Deddy Mizwar (Demiz) dan Ahmad Syaikhu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018 mendatang.

Pernyataan tersebut langsung disanggah internal Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyatakan hal tersebut hanya klaim sepihak dan belum final.

”Saya kira belum final ya, tapi mengerucut ke arah tokoh-tokoh tertentu iya,” kata Fadli.

Pengamat dari Lembaga Kajian Aliansi Masyarakat Untuk HAM,  Demokrasi dan Keadilan Hukum (Amandemen), Yusuf Hermawan, menilai komunikasi politik ini sebagai langkah PKS memberikan sinyal untuk menutup kemungkinan mengusung istri Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani.

”Ini sebagai upaya elit PKS untuk menyampaikan pada publik bahwa partai itu memastikan tidak akan mengusung Netty,” kata Yusuf Hermawan.

Ia menilai Prabowo Subianto sebagai king maker untuk Pilgub Jawa Barat akan sangat berhati-hati dalam menentukan kandidat yang akan diusungnya.

”Apa iya Prabowo mau langsung ambil keputusan? Ini kan situasinya sedang demikian dinamis, saya yakin sekelas Prabowo tidak secepat itu. Demiz bukan representasi dari Gerindra, kalau Demiz representasi dari PKS, mungkin iya. Politik masih sangat dinamis,” ujarnya.

Apa kata Prabowo tentang Cagub-Cawagub Jawa Barat dalam Pilkada 2018 akan sangat menentukan. (BNC/IST)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.