Lagi, Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Makan Korban

 

BanyumasNews.com, CILACAP – Perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu alias tidak ada penjaganya, kembali makan korban. Seorang pengendara motor di Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia di tempat setelah tertabrak kereta api pada Selasa (23/05/2017) petang, sekitar pukul 18.35 WIB.

Eko Purwanto, warga Gandrungmangu Rt 01/04, Gandrungmangu, Cilacap, meninggal dunia di tempat kejadian, setelah menemper kereta api Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senin. Ia tertabrak di perlintasan tanpa palang pintu di Km 351 5/9 antara Stasiun Gandrungmangu dan Karateka.

Manajer Humas KAI Daop 5 Ixfan Hendriwintoko mengatakan, sekitar pukul 18.35 WIB menerima informasi dari masinis KA 219 (Serayu Malam) relasi Purwokerto-Pasar Senen, bahwa di km 351 5/9 sepeda motor menemper KA 219. Sepeda motor N 6150 itu dikendarai oleh Eko Purwanto, yang melintas di JPL tidak resmi dan tidak terjaga (liar) dari arah utara.

“Masinis sudah memberikan semboyan 35 (membunyikan seruling lokomotif), namun pengendara motor kurang hati-hati, akhirnya pengendara meninggal di tempat kejadian”, jelasnya.

Kepala Regu Polsuska Jefriyanto dan security stasiun Gandrungmangu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan korban dibawa ke Puskesmas Gandrungmangu. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.