Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Cabai

Gagal Panen cabaiBanyumasNews.com, CILONGOK – Saat harga cabai naik di pasaran, para petani di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, justru tidak bisa menikmatinya. Pasalnya puluhan hektar tanaman cabai di daerah pertanian di kaki gunung Slamet diserang hama patek. Akibatnya cabai yang siap masa panen busuk dan mengering di pohon.

Karena kesal dengan kondisi ini petani terpaksa mencabut dan membakar tanaman cabai tersebut.

Puluhan hektar tanaman cabai di kaki gunung Slamet, tepatnya di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diserang hama patek, hama berwarna putih yang menyerang daun. Akibatnya cabai yang siap panen busuk dan mengering di pohon. Kondisi ini imbas dari cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

Menurut Tarmijan, petani cabai, banyak lahan tanaman cabai yang gagal panen. “Kalau pun bisa panen hasilnya sedikit karena sebagian besar kena patek”, katanya Rabu (15/03/2017).

Tanaman cabai kering dan busuk kena hama patek

Tingginya curah hujan, lanjutnya, mengakibatkan tanaman cabai tidak tahan. Tanaman cabai rusak dan mati karena mudah terserang hama patek. “Dalam satu pohon seluruh daunnya kering dan membusuk, buah cabai kemudian rontok”, imbuh Tarmijan.

Menurut petani untuk musim tanam cabai tahun ini gagal total akibat serangan hama patek itu. Di wilayah ini tanaman cabai baru dipanen tiga kali, namun panen kali ini gagal karena hama patek.

Tanaman lain yang gagal adalah tomat, yang mati sebelum dipanen. Tanaman ini mengering dan membusuk akibat serangan hama patek juga.

Karena sudah tidak bisa diharapkan lagi apabila diteruskan, petani terpaksa mencabut tanaman lalu dikumpulkan dan dibakar di areal tersebut. Langkah ini dianggap lebih baik, selanjutnya petani akan mengganti dengan menanam tanaman sayur lainnya. (BNC/ nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.