CSR PT Sun Chang Indonesia Bantu Rehab 30 Rumah Senilai Rp 300 juta

csr PT Sun changBanyumasNews.com, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Sun Chang Indonesia kepada 23 penerima manfaat masing-masing Rp 10 juta. Dana tersebut merupakan bantuan CSR PT Sun Chang tahun 2016 lalu yang baru dapat direalisasikan pada 2017 ini. Seluruhnya, PT Sun Chang memberikan bantuan rehab rumah sebesar Rp 300 juta untuk 30 RTLH. Bantuan untuk 7 penerima bantuan telah direalisasikan pada 2016 lalu.

“Ini luar biasa. Dari 18 PMA, baru PT. Sun Chang menjadi satu-satunya perusahaan yang berkomitmen terhadap program RTLH. Bahkan bantuannya tidak tanggung-tanggung Rp 300 juta untuk 30 warga penerima RTLH non kuota,” kata Bupati Tasdi saat menyerahkan dana CSR RTLH di Operation Room Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo, Purbalingga, Senin (27/2/2017).

Penyerahan CSR PT. Sun Chang Indonesia disaksikan langsung oleh Direktur Utama Mr Kim Young Yool dan General Manajer Mr In Chi Mo, serta sejumlah pimpinan OPD terkait, camat dan kepala desa penerima CSR.

Dikatakan Bupati, jajaran manajemen PT. Sun Chang telah membuktikan komitmen dukungannya terhadap pembangunan kabupaten Purbalingga. Perusahaan rambut palsu asal Korea Selatan ini, lanjut bupati, tidak hanya mengambil keuntungan mendirikan pabrik rambut palsu di Purbalingga namun juga ikut memikirkan kesejahteraan rakyat Purbalingga dengan menyalurkan CSR untuk kegiatan Rehab RTLH. “Bahkan CSR serupa akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Seorang warga menerima bantuan rehab rumah lewat CSR OT Sun Chang Purbalingga

Bupati berharap program rehab RTLH tidak hanya ditangkap oleh menejemen PT. Sun Chan saja, namun perusahaan penanaman modal asing (PMA) lainnya juga tergerak untuk menyalurkan CSR-nya untuk mendukung program pemkab Purbalingga.

“Sesungguhnya UU nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) telah mengamanatkan bahwa setiap PT wajib memberikan CSR kepada lingkungannya sebagai bentuk imbal jasa kepada masyarakat,” jelasnya.

HRD PT Sun Chang Indonesia Iwan Saefudin menuturkan, pemberian dana CSR untuk rehab RTLH telah diserahkan kepada Bupati pada pertengahan 2016 lalu. Namun karena pemkab belum memiliki data penerima bantuan non kuota, sehingga dana CSR kembali dititipkan kepada PT Sun Chang. “Baru pada tahun ini, program kami direalisasikan oleh pemkab,” katanya.

Warga senang menerima bantuan rehab rumah Rp 10 juta dari PT Sun Chang

Sementara menurut Kepala Bagian Kesra Setda Purbalingga Priyo Satmoko menuturkan, dana rahab RTLH dari PT Sun Chang Indonesia sebesar Rp 300 juta dialokasikan kepada 30 rumah yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Karangreja mendapat kuota 8 rumah, Kecamatan Bukateja dan Kutasari masing-masing tiga rumah, kemudian kecamatan Bobotsari dan Karangjambu masing-masing tiga rumah. Lainnya, kecamatan Purbalingga dan Karangmoncol masing-masing 2 rumah dan kecamatan Pengadegan, Kemangkon, Mrebet dan Karanganyar masing-masing satu rumah.

“Tujuh rumah sudah dilaksanakan pada 2016. Yakni Desa Pepedan Karangmoncol, Danasari Karangjambu dan Kelurahan Purbalingga Lor masing-masing dua rumah. Ditambah desa Tetel Pengadegan satu rumah,” jelasnya.

Selain menyerahkan dana CSR, Bupati Tasdi juga memberikan uang transpor kepada 23 penerima CSR. (BNC/Hr)

Ket FOTO: Dirut PT Sun Chang Indonesia serahkan CSR kepada Bupati Tasdi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.