Bupati Tasdi Kecewa Orang-orang Kaya Belum Peduli pada PMI

PMI PURBALINGGABanyumasNews.com, PURBALINGGA – Pengumpulan dana melalui Bulan Dana PMI Purbalingga menembus angka Rp 1 Miliar. Namun demikian Bupati Purbalingga Tasdi SH, MM, kecewa dengan orang-orang kaya di Purbalingga yang belum mau peduli dengan PMI.

“Saya sedikit kecewa, kecewanya itu orang-orang kaya belum peduli pada PMI,” kata Bupati Tasdi, saat Serah Terima Hasil Sumbangan Bulan Dana PMI Kabupaten Purbalingga di Graha Adiguna, Kamis (23/2/2017).

Tasdi menunjukkan bukti sumbangan dari Asosiasi yang berjumlah 24 hasilnya nol, seperti APINDO, KADIN, GAPENSI dan lainnya. “Padahal asosiasi tersebut notabene menggarap proyek-proyek besar di Purbalingga”, jelas Tasdi.

Karenanya masih ada tugas yang harus diselesaikan PMI yakni bagaimana menyentuh hati para pengusaha dan mereka yang memiliki harta berlebih.

“Di sisi lain kita masih menyimpan PR, ternyata sentuhan kita belum sampai mengguncang hati nurani pengusaha-pengusaha besar,” ungkap Tasdi.

dana PMI
Serah terima Dana PMI Purbalingga

Perolehan bulan dana PMI Tahun 2016 melampai target yang direncanakan dengan perolehan sebesar Rp. 1.125.290.073,-. Di satu sisi Bupati bangga dengan perolehan yang dicapai, namun di sisi lain Bupati kecewa dengan para pengusaha yang tingkat kepeduliannya masih rendah dengan sumbangan PMI.

Terkait rencana kerja PMI ke depan, menurut Tasdi, PMI harus meningkatkan kualitas melalui lima agenda strategis. Agenda intelektual bagaimana merubah paradigma, agenda struktural bagaimana ke semua unsur teamwork harus berjalan, agenda manajerial bagaimana mempersiapkan kader-kader di setiap desa, agenda behavioral bagaimana 70 persen kinerja berada di lapangan, terakhir agenda sosial bagaimana keikutsertaan PMI dalam mengurangi permasalahan sosial.

“Bagaimana dengan peningkatan anggaran ini secara kuantitas oke dan secara kualitas menjadi PR bersama, melalui SDMnya, anggarannya, sarana prasarananya, pelayanannya, dan lain sebagainya,”pungkas Tasdi.

Bupati menyoroti dari perusahaan-perusahaan yang memberikan sumbangsih rendah dan tidak memberikan sumbangsih sedikitpun. Dari Asosiasi yang terdiri dari 24 Asosiasi Konstruksi yang setiap tahunnya menikmati dana APBD untuk membuat proyek-proyek jalan dan jembatan tidak memberikan kontribusinya dalam sumbangan dana PMI.

“Yang nggarap proyek-proyek jalan dan jembatan mana kontribusinya? tidak ada”, sindir Tasdi. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.