Gara-gara Tas Tertinggal di Gerbong Kereta, Seorang Pemakai Narkoba Ditangkap

  1. ganjaBanyumasNews.com, PURWOKERTO – Seorang pemakai narkotika jenis ganja harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Banyumas, Jawa Tengah, gara-gara berawal dari tas cangklong-nya tertinggal di gerbong kereta api.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah S.H., S.I. K., M.Hum, melalui Humas Polres Ipda Icuk Sukiyah, mengatakan tersangka kasus narkoba jenis ganja Andri Nurrahman (23 th), warga Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, kota Depok, Jawa Barat diamankan di area stasiun besar Kereta Api Purwokerto, Jumat (24/02/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Icuk mengatakan, tersangka diketahui membawa barang terlarang itu berawal dari penemuan tas di gerbong kereta api Serayu Malam. Tersangka bersama temannya Dicky Candra, naik kereta api Serayu Malam dari Stasiun Pasarsenen Jakarta pada Kamis (23/02/2017) sekitar pukul 21.00 wib. Mereka bermaksud akan mendaki Gunung Slamet.

Kereta Api sampai di Stasiun Purwokerto Jum’at pagi (24/2/2017) sekitar pukul 08.10 WIB.

“Pada sekira pukul 09.30 wib, petugas security kontrol digerbong kereta dan ditemukan tas warna merah di dalam gerbong No. 2. yang selanjutnya dibawa ke kantor keamanan”, lanjutnya.

Pada sekitar pukul 10.00 WIB, Dicky Chandra dan tersangka Andri Nurrahman bermaksud mengambil tas yang ketinggalan itu. Ia pun diajak ke Kantor Polsuska. Petugas curiga dengan tingkah laku Andri, yang selanjutnya Pabin Polsuska AKP Sunarto menghadirkan Kasat Narkoba.

Barang bukti ganja

Benar saja, ketika tas Andri dibuka kedapatan ada beberapa papir/kertas rokok dan satu bungkus bekas rokok yang berisi satu linting rokok yg diduga ganja. “Dari hasil investigasi satu linting rokok yang diduga ganja adalah milik Andri Nurrahman yang dibeli di Jakarta 4 linting seharga Rp.50.000, dan tinggal 1 linting yang rencananya akan dipakai saat mendaki Gunung Slamet”, lanjut Ipda Icuk.

Setelah dilakuka test urine Andri positive THC dan selanjutnya ia beserta barang buktinya dibawa ke kantor Polres untuk penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang disita berupa satu linting rokok diduga ganja 0,64 gram, yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok mild, beberapa lembar papir/kertas rokok, sebuah tas cangklong warna merah, dan Urine Positif THC.

Tersangka dituduh melanggar Pasal 111 Jo psl 127 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.