Rekonstruksi Pembunuhan Balita Diwarnai Tangis | Kasus Pembunuhan Balita Baturraden

 

Pembunuhan balitaBanyumasNews.com, PURWOKERTO – Rekonstruksi pembunuhan balita oleh ibu kandung sendiri di Banyumas, Senin (30/01/2017) siang sempat terhenti karena pelaku berkali-kali menangis. Dalam rekonstruksi juga terungkap saat mengubur korban, pelaku (Gita, 33 th, janda) dibantu kekasihnya.

Rekonstruksi yang berlangsung 18 adegan itu menjadi tontonan warga desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, yang ingin melihat wajah pelaku. Pembunuh balita tak berdosa itu tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri.

Adegan dimulai dengan mengambil korban dari rumah pelaku menuju Puskesmas. Namun di tengah jalan pelaku membekap mulut korban, yakni bocah berusia 2,5 tahun itu hingga tewas.

Pembunuhan baturraden
Rekonstruksi Pembunuhan balita diwarnai tangisan pelaku

Meski berlangsung lancar namun saat menuju lokasi ditemukannya jasad korban, wanita itu berhenti. Bahkan saat akan melakukan adegan penguburan, tersangka tak kuasa menahan tangis.

Usai menggali tanah yang dibantu Budi Setiawan kekasihnya, jasad korban yang masih berpakaian lengkap itu dimasukkan ke dalam lobang. Keduanya kemudian berdoa dan sempat meminta maaf.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah mengatakan, dari rangkaian adegan tersebut semuanya cocok dengan keterangan pelaku dan saksi-saksi. “Pelaku mengakui melakukan perbuatan karena terpaksa tidak tahan melihat anaknya sakit-sakitan”, katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga menemukan jasad seorang bocah balita di belakang sebuah villa di komplek obyek wisata Baturraden. Sebulan lebih polisi kemudian menangkap wanita pembunuh anak kandungnya itu pada 23 Januari lalu. (BNC/nan)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.