Bus Efisiensi Kebumen, PO Pertama dengan Klakson Telolet

Bus SDD EfisiensiBanyumasNews.com, KEBUMEN – Bus apa atau siapa yang pertama mempopulerkan klakson telolet? Frasa OM TELOLET OM yang lagi mendunia itu, asalnya harus ditelusuri dari sebuah perusahaan otobus atau PO yang berbasis di Kebumen: Bus Efisiensi. Tanpa klakson bus Efisiensi yang khas itu, tidak akan ada world trending topic OM TELOLET OM.

Sudah satu dekade bus Efisiensi beroperasi dan sejak sekitar tahun 2005 – 2006 menggunakan klakson Telolet, yang di kalangan kru Efisiensi lebih dikenal sebagai TOLELOT. Maskot PO Efisensi pun bertulis TOLELOT. Dalam publikasi internal mereka maupun di medsos, selalu diakhiri salam khas: Salam Tolelot.

Syukron Wahyudi - Manajer Komersial PO Efisiensi
Syukron Wahyudi – Manajer Komersial PO Efisiensi

Syukron Wahyudi, Commercial Manager PO Efisiensi mengatakan,  sekitar 10 tahun lalu pemilik PO Efisiensi yang merintis jalur bus PATAS Cilacap-Yogyakarta itu, Teuku Eri Rubiansah, berada di Arab Saudi. Bosnya ini mendengar bunyi klakson yang unik. Ia pun tertarik menjadikannya sebagai bunyi klakson PO yang dikembangkannya.

“Dia memutuskan membeli untuk bisnya”, kata Syukron, Jumat (23/12/2016) kepada BanyumasNews.com via whatsap.

Kemudian sejak saat itu semua bus reguler jurusan Cilacap – Jogja, Purwokerto – Jogja, dan Purbalingga – Jogja, juga bus pariwisata Efisiensi menggunakan klakson TELOLET, oh TOLELOT, itu.

om-telolet-om-efisiensiDi wilayah yang berbahasa ngapak, bunyi klakson TELOLET atau TOLELOT itu sudah lama menjadi nada dering HP, biasanya untuk nada notifikasi sms, BBM, atau chat yang masuk.

Bus Mania Community menjadi pihak yang juga berperan mempopulerkan TELOLET, sebelum akhirnya menjadi sangat populer seperti saat ini, sampai-sampai The Wall Street Journal pun harus memuat artikel OM TELOLET OM itu: http://www.wsj.com/articles/honk-it-up-uncle-indonesias-bus-horns-capture-global-attention-1482399670 . (BNC/ph/ist)

1 Comment

  1. Manatab EFISIENSI sebagai Pelopor Tolelot atau Telolet….Semoga menjadikan Masyarakat lebih memilih menggunakan BUS (transportasi Umum) daripada Mobil Pribadi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.