Wisata Budaya: Tradisi Gojekan Musik Lesung Bertahan Ratusan Tahun di Tambaknegara Rawalo

musik lesungBanyumasNews.com, RAWALO – Berita wisata Banyumas hari ini, dari Rawalo dikabarkan ratusan petani melestarikan ritual tradisi gojekan musik lesung yang sudah berlangsung ratusan tahun.

Mereka mengikuti ritual tradisi itu Jum’at (8/10/2016) dalam rangka menyambut musim tanam. Mereka menggelar pameran hasil bumi dan tradisi makan bersama di jalan kampung.

Para wanita yang memainkan musik lesung di Tambaknegara Rawalo
Para wanita yang memainkan musik lesung di Tambaknegara Rawalo

Lesung yang digunakan berusia ratusan tahun dan masih utuh yang dimiliki warga Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Jika ditabuh suara rancak dari benturan ali yang dimainkan para petani ini menjadi musik yang unik.

Disamping pemain lesung, para wanita desa ini kemudian menyanyikan lagu-lagi Bangumasan sambil berlenggak-lenggok mengikuti irama yang berasal dari lesung yang ditutuk dengan alu.

Warga makan bersama usai mendengarkan musik lesung
Warga makan bersama usai mendengarkan musik lesung

Tradisi yang dilakukan secara turun temurun setiap awal bulan Suro ini merupakan ritual memanggil para petani untuk berkumpul di jalan merayakan keberhasilan petani dalam bercocok tanam.

Mereka kemudian memamerkan hasil pertanian mereka seperti kacang, terong, cabe, kol, dan sejumlah palawija lainnya. Uniknya warga dibebaskan untuk mengambil hasil pertanian yang digantung di tenda-tenda yang dibuat di sepanjang jalan kampung.

Melengkapi ritual, sebagian dari hasil pertanian itu kemudian dikubur di pojok desa. Menurut warga itu sebagai simbol rasa syukur terhadap bumi atau tanah yang subur, yang telah menumbuhkan tanaman petani.

Acara yang dihadiri Bupati Banyumas Ir Achmad Husein ini diakhiri dengan doa dan makan bersama yang dilakukan di sepanjang jalan kampung.

“Kegiatan ini merupakan tradisi turun temurun yang mengandung unsur seni dan budaya, sehingga diharapkan bisa menjadi bagian dari wisata budaya yang mampu menarik wisatawan datang ke Banyumas”, kata Bupati. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.