Puncak Gelar Budaya Sedekah Laut Cilacap Jum’at Kliwon 7 Oktober 2016

prosesi sedekah lautBanyumasNews.com, CILACAP – Berita Banyumas hari ini dari Cilacap yang segera menggelar tradisi tahunan gelar budaya yang dikenal sebagai Sedekah Laut.

Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menggelar Festival Gelar Tradisi Masyarakat Pesisir 2016. Rangkaian acara kegiatan ini, dilaksanakan di Pantai Teluk Penyu Cilacap, mulai hari Minggu (2/10), hingga Jumat (7/10).

Kepala Disparbud Cilacap, Murniyah menjelaskan, agenda pertama yang diselenggarakan yakni Lomba Layang Layang, Minggu (2/10/2016). Selanjutnya pada Senin (3/10/2016) panitia menyelenggarakan pertandingan volly pantai tingkat SLTA se – eks Kotip Cilacap. Sedangkan pada Selasa (4/10/2016) pertandingan serupa akan mempertemukan kelompok nelayan di Cilacap.

Pada Rabu (5/10/2016) hingga Jumat (7/10/2016) panitia kegiatan juga akan menyelenggarakan seminar, bertema Tradisi Pesisir Sebagai Penunjang Poros Maritim, serta bazaar dan pameran budaya masyarakat pesisir.Sedangkan pada hari Kamis (6/10/2016), tim bola volly terbaik akan kembali bertanding pada babak final.

Pada hari yang sama akan diadakan lomba dayung khusus nelayan, ziarah ke makam Karang Bandung, dan malam tirakatan sedekah laut.

“Puncak acara Gelar Tradisi Masyarakat Pesisir 2016 ini, akan diselenggarakan pada Jumat Kliwon (7/10/2016) dalam gelar budaya Sedekah Laut Cilacap”, kata Murniyah.

Murniyah menambahkan, berbagai even pariwisata yang telah disusun oleh Pemkab Cilacap ini, diharapkan dapat menyedot kunjungan wisatawan. Sebab Disparbud Cilacap masih harus mengejar target retribusi pariwisata sebesar 13 persen lagi, dari yang ditetapkan sebesar 2,1 miliar.

Meski demikian Murniyah optimistis target tersebut dapat tercapai, karena pihaknya masih memiliki tenggang waktu tiga bulan, untuk mengejar perolehan target retribusi sektor pariwisata tahun 2016.

Selain itu, banyak momen yang dapat dimanfaatkan untuk menyedot kunjungan wisatawan, pada triwulan terakhir ini. Seperti libur sekolah, hari besar nasional maupun keagamaan, yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata.(BNC/*)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.