Nonton Banyumas Extravaganza yuk, Minggu 24 Juli 2016

payung kertas dalam sebuah karnavalBanyumasNews.com, PURWOKERTO – Ada yang menarik pada Minggu, 24 Juli 2016 di Purwokerto. Anda layak ikut menyaksikan gelaran ini. Apa itu?

Ya ada Banyumas Extravaganza. Karnaval Banyumas Extravaganza 2016 bakal digelar Minggu 24 Juli mendatang. Pawai yang digarap oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas mengusung tema batik Banyumasan bertopeng cantik.

Tema batik dan topeng ini pernah ditampilkan dalam Banyumas Extravaganza 2015 lalu. Tapi pasti ada yang baru…

Peserta dengan kostum payung kertas Kalibagor (@puadhasan)
Peserta dengan kostum payung kertas Kalibagor (@puadhasan)

Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, peserta akan diberangkatkan dari Depan Bioskop Rajawali jam 9 pagi menuju arah utara. Mereka menempuh jarak kurang lebih 2 Km, akan menyusuri Jalan S Parman sampai perempatan Srimaya ke barat menyusuri Jalan Jenderal Sudirman menuju Alun-alun Purwokerto. Diperkirakan sampai alun-alun Jam 10, para peserta akan tampil didepan panggung kehormatan.

Menurut Jatmiko, Banyumas Extravaganza sengaja digelar Bulan Juli, karena pada bulan Juli kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia meningkat. “Kami akan mencoba mencari peluang dengan menyelenggarakan event wisata yang memiliki daya tarik dan ciri khas yang dapat menarik wisatawan Nusantara dan mancanegara” terangnya.

Jatmiko menambahkan, Banyumas Extravaganza tahun ini menginjak tahun ke-enam. Pada kegiatan ini akan mempertahankan konsep tahun 2015 dengan ciri khas yang sama, yakni pawai batik dan topeng yang melibatkan beragam unsur mulai dari seniman, pelajar, SKPD, pengusaha, dan pelaku wisata. “Kami berharap agenda tahunan ini menjadi sarana promosi pariwisata yang cukup efektif,” tambahnya.

Dia mengajak kepada biro perjalanan wisata untuk menggarap paket wisata yang menyuguhkan event tersebut, dan kepada semua media untuk turut serta mempublikasikan.

Kalau tahun sebelumnya kontingen dari perwakilan kecamatan menampilkan seni tradisional sebagai suguhan, tetapi untuk tahun ini mereka diminta menyesuaikan dengan mengusung konsep yang sama yaitu pawai pakaian batik dan topeng cantiknya.

Karena akan dilombakan, untuk tema peserta tidak dibatasi, kategori pelajar dan umum. Makin kreatif kostum dan koreografinya, maka makin besar peluang untuk menjadi juara.

“Selain peserta penyelenggara nantinya juga akan memilih penonton yang kreatif, dengan kostum topeng kreatifnya, yang akan dinobatkan menjadi Penonton Kreatif, dan mereka akan mendapat penghargaan” ujarnya. (BNC/Ist/Pars)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.