Korban Banjir dan Longsor Jateng: 59 meninggal, 4 hilang dan 22 luka-luka

IMG-20160621-WA0029BanyumasNews.com, BANYUMAS – Total korban jiwa akibat banjir dan longsor di Provinsi Jawa Tengah yang terjadi pada 18 Juni 2016 adalah 59 orang meninggal dunia, 4 orang hilang, dan 22 orang luka-luka. Hal itu dikatakan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam releasenya, setelah pada Jumat (24/6/16) operasi TIM SAR Gabungan dihentikan.

Dikatakan Sutopo, setelah tujuh hari dilakukan pencarian korban longsor oleh Tim SAR gabungan di Kabupaten Purworejo, maka pada Jumat (24/6/2016) pukul 15.09 Wib operasi dihentikan.

Baca : Korban longsor Gumelem Banjarnegara

Sementara itu Bupati Purworejo menyampaikan operasi SAR dari SAR, BPBD, Relawan, TNI, POLRI dan relawan terhadap korban tanah longsor di Dusun Caok dan Dusun Donorati dinyatakan ditutup. Total 43 orang meninggal yaitu 39 meninggal akibat longsor dan 4 meninggal karena banjir di Kabupaten Purworejo. 3 orang dinyatakan hilang yaitu di Desa Caok 1 orang dan Desa Donorati 2 orang. Dalam rapat antara Bupati, Muspida, Camat, Lurah, tokoh masyarakat dan ahli waris, menyatakan bahwa pihak keluarga mengikhlaskan korban yang masih hilang.

Bupati Purworejo juga menyatakan masa tanggap darurat selama 30 hari yaitu dari 19 Juni 2016 hingga 18 Juli 2016. Dilaporkan jumlah pengungsi 353 orang yaitu 143 orang di Desa Wironatan dan 210 orang di Desa Jelok.

Kerugian 15,7 milyar

Kerusakan yang timbul akibat bencana, sebanyak 143 rumah rusak meliputi 63 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 42 rumah rusak ringan. Kerusakan rumah dan infrastruktur akibat banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo diperkirakan Rp 15,73 milyar.

Sementara itu di Kebumen pada Kamis (23/6/2016) sekitar pukul 11.30 ditemukan 2 korban longsor di Desa Sampang Kecamatan Sempor,  sehingga 7 korban meninggal akibat banjir dan longsor dan 1 orang masih hilang.

Sedangkan di Banjarnegara, Bupati Banjarnegara telah menetapkan masa tanggap darurat selama 30 hari yaitu dari 19/6/2016 hingga 18/7/2016. Di Banjarnegara terdapat 6 orang tewas tertimpa longsor dan semua korban telah ditemukan. Sedangkan di Kebumen terdapat 5 orang tewas akibat banjir dan longsor, dan 3 orang hilang tertimbun longsor. Sedangkan di Rembang, Sukoharjo dan Banyumas masing-masing satu orang tewas akibat banjir.

Dengan demikian maka, jumlah korban longsor dan banjir di Jawa Tengah 59 orang meninggal dunia, 4 orang hilang, dan 22 orang luka-luka. (BNC/ist/nan/foto: Operasi Tim SAR Gabungan longsor di Purworejo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.