Sah! Purwokerto punya event jazz: Baturrajazz

logo baturrajezz 2015Sah! Purwokerto memiliki gelaran musik jazz sendiri bertajuk : Baturrajazz. Seribu lebih penonton Sabtu malam (17/10/2015) menjadi saksi bagi music event yang naga-naganya bakal diagendakan sebagai event tahunan bertajuk keren: Baturrajazz 2015.

Sejumlah 14 kelompok music tampil menghibur di panggung dengan back ground bleketepe (anyaman dari daun kelapa atawa blarak), dengan hiasan daun klapa yang masih hijau utuh dengan batangnya, berdiri berjejer di antara panggung di bawah Bukit Bintang, kawasan terminal lama Baturraden, Kabupaten Banyumas, yang berada +/- 15 km dari kota Purwokerto.

Bukit Bintang sendiri sebuah tempat dengan undak-undakan sebagain sudah diseman dan sebagian masih alami berupa batu-batu cadas, tempat para wisatawan yang berkunjung ke Baturraden menikmati gemerlap bintang di atas lereng Gunung Slamet. Malam itu undak-undakan Bukit Bintang berubah menjadi tribun terbuka bagi lebih dari seribu penonton yang menikmati sajian music jazz yang digelar sebagai rangkaian acara Grebeg Suran, sebuah event budaya yang rutin diadakan di Baturraden.

Suasana Bukit Bintang pada Baturrajazz 2015
Suasana Bukit Bintang pada Baturrajazz 2015 (Adhi S_Banyumasnews.com)
Panggung Baturrajazz 2015 dari atas Bukit Bintang (instagram rosalina.i)
Panggung Baturrajazz 2015 dari atas Bukit Bintang (instagram rosalina.i)

Sayang bintang malam itu tertutup awan. Langit tidak cerah, sehingga bintang tak menampakkan kemilau cahayanya. Namun MC acara Valent Fun dan Afton Brewok cukup cerdik mensiasati ketiadaan bintang pada malam itu. Mereka mengajak penonton untuk menyalakan lampu (blitz) yang ada di HP masing-masing, maka jadilah bintang malam itu keluar dari handphone. “Bintang dui atas Bukit Bintang”, seloroh Valent.

Tepuk tangan pun bergema ketika satu per satu pengisis acara tampil. Tak tanggung-tanggung ada 14 kelompok yang tampil di panggung kecil sederhana dengan hiasan ‘godong blarak’ itu. Ada Addie Unyil & The Bawor, Kencana Rukmi, Revolver, Setiardji, Monsterland feat Erick AADC, Komunitas Jazz UDU Purwokerto, dan lainnya.

Adjie Unyil di Baturrajazz 2015 (foto instagram diar_wp)
Adjie Unyil di Baturrajazz 2015 (foto instagram diar_wp)

Yang tak kalah menarik perhatian dan mendapat teriakan penonton adalah tampilnya senior perkusi Purwokerto berambut gimbal Kang Daong, yang tampil bersama Kwartet Jazz Purwokerto. “Dia ini senior perkusi di Purwokerto, sering diajak tampil bareng grup-grup band kota Purwokerto”, kata Keny, warga Bancarkembar yang pernah bermain band genre reage yang malam itu hadir di Bukit Bintang.

Komentar dari pengunjung pun rata-rata suka dengan pagelaran Baturrajezz ini. Di medsos banyak foto diunggah, dengan komentar yang positif. Seperti kata pemilik akun instagram nidaluthfifanur:

“Akhirnya Purwokerto juga punya event gini, Baturrajazz. Kaga kalah sama jazz atas awan Dieng sama Jazz Gunung Bromo. Semoga tahun depan ada lagi, jadi bisa buat daya tarik pariwisata Purwokerto. Semoga makin dibenahi lagi, hadirkan guest star yang lebih lebih. Pulang jam 2 pagipun tidak apa”, katanya.

komentar baturrajazzNamun ada pula pujian, ada pula kritik tentu saja. Seperti kata netizen dengan akun dimas_wr: “Isinya rock, funk, blues, EDM. Perform jazz cuma 20 %. Agak ga nyambung sama judulnya … Mungkin lebih cocok acaranya jadi Baturraden Music Festival”.

Kang Daong bersama kwartet jazz
Kang Daong senior perkusi Purwokerto di Baturrajazz 2015 (Adhi S_Banyumasnews.com)

Tentu kritik berguna untuk perbaikan di tahun depan. Yang jelas Baturrajazz telah memberi warna pada geliat panggung kreatifitas di Purwokerto dan Banyumas.

Ada warna tersendiri dari Baturrajazz 2015 dengan tampilnya kentongan dan lengger Banyumasan. Bukan dalam kolaborasi dengan jazz seperti kolaborasi music etnik dengan jazz di Jazz Gunung Bromo atau musik sebagai bentuk ‘sesembahan’ kepada nenek moyang.

Ketua Panitia Prayitno mengatakan, Baturrajazz diharapkan akan meningkatkan pamor Baturaden sebagai tujuan wisata di Jawa Tengah. “Kami hanya mempunyai waktu dua bulan, untuk mempersiapkan acara ini. Namun ternyata respon masyarakat luar biasa, memenuhi tempat pertunjukan outdoor Bukit Bintang ini,” kata Prayitno.

Sampai jumpa di Baturrajazz 2016! (BNC/adhis)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.