Temu kangen warga rantau Banyumas dimeriahkan wayang gagrag Banyumasan bersama Ki Guntur Riyanto

pagelaran wayang kssc 2015BanyumasNews.com – Setiap tahun bertepatan dengan lebaran Idul Fitri warga perantauan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Banyumasan (KKB) Jabodetabek mengadakan temu kangen dan Halal Bil Halal (HBH), dan sajian wayang kulit gagrag Banyumasan menjadi yang ditunggu-tunggu.

Pada masa libur lebaran atau Idul Fitri 2015 ini KKB bersama Komunitas Sugino Siswo Carito (KSSC) akan menggelar pentas wayang kulit semalam suntuk, pada tanggal 21 Juli 2015, mengambil tempat di Pendopo Yudhanegara yang sebelumnya dikenal dengan nama Pendopo Duplikat Si Panji, di Kecamatan Banyumas (Banyumas lama –red).

Akan tampil dalang yang sedang naik daun, Ki Guntur Riyanto dari Klapa Gada Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan lakon ‘Bawor Palakrama’. Sebuah lakon carangan yang disanggit khusus atas pesanan Komunitas Sugino Siswo Carito (KSSC).

Tentang Ki Sugino Siswo Carito lihat: http://banyumasnews.com/87981/jejak-langkah-ki-sugino-siswocarito-dalang-kondang-wayang-kulit-gagrak-banyumasan/

Gelegar Budaya Banyumasan

Pembukaan Gelegar Budaya Banyumasan 2015 (twitter)
Pembukaan Gelegar Budaya Banyumasan 2015 (twitter)

Kegiatan pentas wayang kulit KSSC dengan gagrag Banyumasan ini bertepatan dengan pelaksanaan Gelegar Budaya Banyumasan 2015 yang berlangsung tanggal 11-24 Juli 2014, yang digarap oleh Komunitas Peduli Budaya Banyumas. Pekan budaya ini merupakan rangkaian peringatan Jumenengan Bupati Pertama Kabupaten Banyumas, yaitu peringatan kenaikan tahta Raden Jaka Kaiman sebagai Bupati Banyumas pertama, yang digelar di kompleks Pendapa Yudhanegara, Kecamatan Banyumas, yang dimulai Sabtu (11/7/15), dan dibuka oleh Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein.

Menurut Sunardi, sesepuh komunitas yang peduli pada budaya Banyumas, kegiatan Gelegar Budaya Banyumas adalah pengembangan dari acara jumenengan yang digelar secara rutin tiap tahun pada tanggal 27 Ramadhan. Untuk tahun ini peringatan dipadukan dengan berbagai tontonan dan pagelaran budaya.

Tahun ini digelar pula pasar malam, pagelaran tari kolosal, bazar, aneka lomba dan festival yang diisi oleh komunitas seni yang ada di Kabupaten Banyumas. Event ini diharapkan menjadi ikon wisata budaya di Banyumas.

Dalam kegiatan ini juga sekaligus akan diresmikan penggantian nama pendopo yang berada di Kecamatan Banyumas (utara alun-alun Banyumas lama), dari semula bernama Pendapa Duplikat Si Panji menjadi Pendapa Yudhanegara. Kita ramai-ramai ke sana yuk, demi tetap lestarinya budaya Banyumasan. (BNC/*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.