Komunitas Peduli Kucing Domestik Indonesia minta Ony penyiksa kucing dihukum

surabaya sidoarjo pedulu kucing indonesiaEntah setan mana yang merasuki Ony, seorang karyawan Bank Syariah Mandiri, sehingga merasa exited ketika berhasil membunuh kucing dan menyiksa terlebih dulu kucng-kucing itu. Seperti dimuat di change.org, komunitas Surabaya-Sidoarjo Peduli Kucing Domestik menyebarkan petisi yang ditujukan kepada KAPOLRES SIDOARJO, AKBP Anggoro Sukartono dan Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Sidoarjo untuk menghukum sesuai perundangan yang berlaku.

Pasalnya Ony, melontarkan kata-kata penyiksaan yang diunggah di media sosial. “Mantap kalo perlu nih ada 4 kucing di sekitar rumah gue yg hbbs gue bunuh tp gue siksa dulu ke 4 4 nya gue iket gue seret pake mobil bokap gue, sru ternyata..,” kata status Ony.

oni penyiksa kucingDalam pengantar petisinya Komunitas Surabaya Sidoarjo peduli kucing domestik mengatakan, sebagai manusia dibekali akal dan akhlaq, diajarkan mengenai salah dan benar, dimana kita ditahbiskan sebagai makhluk yang paling sempurna yang hidup di muka bumi ini. “Perbuatan menyiksa hewan merupakan tindakan yang sangat keji. Terlebih menyiksa dengan sengaja, dengan tujuan tertentu atau lebih parahnya tindakan tersebut hanya semata-mata dilakukan untuk bersenang-senang” lanjut petisi.

Hewan, makhluk yang hanya diberi insting dasar untuk bertahan hidup dan mencari makan, harusnya dilindungi, dikonservasi dan diperlakukan dengan baik. Bukan malah disakiti dan dijadikan obyek permainan yang mengakibatkan luka fatal dan bahkan kematian pada diri hewan tersebut.

Kebanggaan yang muncul dari tindakan pengiksaan hewan adalah suatu tanda penyakit psikologis, yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus dibuktikan secara medis. Yang apabila terbukti dalam kondisi sadar, maka secara hukum dapat diproses.

Petisi Surabaya Sidoarjo Peduli Kucing Domestik, menuntut kepada :
1. Bapak KAPOLRES SIDOARJO, AKBP Anggoro Sukartono,dapat memproses secara hukum atas tindakan pelaku.. agar ada efek jera terhadap oknum2 penyiksa hewan… termasuk memberikan kejelasan bahwa tindakan mereka itu secara hukum dilarang. Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai khalifatullah fil ardh, untuk memberikan keselarasan dan keamanan hidup terhadap seluruh makhluk tuhan di bumi ini.

2. Kepada Kepala Bank Syariah Mandiri Sidoarjo, tindakan dan perbuatan pelaku, Jauh dari moral baik.. tidak berperikemanusiaan… tidak mencerminkan image Bank Mandiri Syariah yang baik.. santun dan sesuai norma agama… Kami harap dapat diberikan kondite kepada yang bersangkutan. Berupa teguran keras dan/atau pemberhentian kerja.. Kami akan terus memantau… semoga bank mandiri syariah tidak berdiam diri melihat pekerjanya melakukan tindakan keji dan bangga atas tindakannya itu..

Sementara itu pada hari ini 1 Jul 2015 Manajemen Bank Syariah Mandiri menyampaikan permohonan maaf dan menyesali pernyataan yang dilontarkan karyawan KCP Sepanjang Sidoarjo di media social yang telah menimbulkan ketidaknyamanan. Manajemen telah menindak tegas yang bersangkutan sesuai ketentuan Perusahaan.

Dian Faqihdien Suzabar, Corporate Secretary Bank Syarian Mandiri, mengatakan pernyataan yang dilontarkan murni berasal dari pribadi yang bersangkutan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut Perusahaan. Terkait apa yang disampaikan di media sosial, yang bersangkutan juga telah menyatakan permohonan maaf secara terbuka.

Tidak dijelaskan bentuk ‘tindakan tegas’ yang telah diberlakukan kepada Ony penyiksa kucing itu.

Sampai pukul 21.30 WIB petisi itu sudah ditandatangani oleh lebih dari 27 ribu netizen. Anda ingin berpartisipasi bis klik tautan ini : https://www.change.org/p/polressidoarjo-akbp-anggoro-sukartono-kepala-bank-syariah-mandiri-kcp-sidoarjo-hukum-ony-pelaku-penganiayaan-kucing-dan-beri-teguran-keras-dan-atau-pemberhentian-kerja-krn-tindakannya-yg-bangga-menyiksa-kucing?

(BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.