Sisi lain Copa America 2015: Messi menjadi sasaran pena laser

messi kena laserPenggunaan pena laser untuk mengalihkan perhatian pemain ternyata muncul di pagelaran Copa America 2015 di Chile. Adalah bintang Argentina Lionel Messi yang menjadi sasaran atau target pena laser hijau yang berbahaya dalam laga perempat final antara Argentina melawan Kolumbis, pada Sabtu dini hari WIB (27/6/15). Argentina maju ke semifinal setelah menang adu pinalti 5-4.

Lionel Messi beberapa kali terkena sorot laser hijau yang diarahkan ke matanya selama pertandingan. Para penonton di stadion menyorotkan laser untuk mengalihkan perhatian Messi.

Lionel Messi akhirnya berhasil memimpin timnya ke semi-final Copa America meskipun harus berurusan dengan laser hijau yang bersinar di wajahnya. Penonton di stadion membuat upaya agar Messi mati langkah, karena Messi merupakan ‘jimat’ bagi Argentina. Dalam pertandingan normal tidak ada gol lahor di Vina del Mar.

messi menjadi target pena laserPemain berusia 28 tahun itu juga telah menjadi target saat bermain untuk Barcelona pada beberapa kesempatan. Pena laser dilansir dailymail sering digunakan oleh penonton di seluruh Eropa dalam rangka mengalihkan perhatian lawan.

Pada bulan Maret 2013, UEFA mengeluarkan pernyataan mengenai penggunaan pena laser dalam stadion menyusul sejumlah insiden bertensi tinggi. Juru Bicara UEFA mengatakan: “Ini sangat jelas, mereka tidak diperbolehkan dan kami tidak ingin mereka ada. Wajar bagi kita untuk membuka kasus disiplin pemakaian laser”.

Dengan harga sekitar £ 10, pena laser hijau standar bisa menyorot obyek sejauh dua mil dan sekitar 50 kali lebih terang daripada sorot lampu-lampu lainnya. Karena itu sangat berbahaya. Pena laser dapat menyebabkan kerusakan serius pada mata, berupa  kebutaan bagi yang menjadi sasaran. (BNC/*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.