Cegah kanker Colon, salah satu khasiat buah dukuh

Saat ini sedang musim buah dukuh (atau duku). Di pasar dan toko buah Purwokerto dan sekitarnya, dukuh yang berasal dari Palembang atau Purbalingga banyak dijajakan. Harga buah dukuh sekitar Rp 9000/kg. Namun mungkin tidak banyak yang tahu manfaat dan khasiat buah dukuh untuk kesehatan. Salah satunya adalah untuk pencegahan kanker Colon. Tulisan ini berbagi tentang manfaat buah dukuh disadur dari tulisan Darwono yang diunggah di akun facebook.

Buah dukuh penuh manfaat
Buah dukuh penuh manfaat

Sekilas Tentang Dukuh

Dukuh adalah nama umum sejenis buah-buahan anggota suku Meliaceae. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara sebelah barat ini dikenal pula dengan nama-nama yang lain seperti langsat, kokosan, pisitan, celoring dan lain-lain dengan pelbagai variasinya. Nama-nama yang beraneka ragam ini sekaligus menunjukkan adanya aneka kultivar yang tercermin dari bentuk buah dan pohon yang berbeda-beda.

Dukuh terutama ditanam untuk buahnya, yang biasa dimakan dalam keadaan segar. Ada pula yang mengawetkannya dalam sirup dan dibotolkan. Kayunya keras, padat, berat dan awet, sehingga kerap digunakan sebagai bahan perkakas dan konstruksi rumah di desa, terutama kayu pisitan.

Kandungan Nutrisi Buah Dukuh

Dilihat dari komposisi zat gizinya, buah duku tidak terlalu mengcewakan. Setiap 100 gr buah duku terkandung kalori 70 kal, protein 1.0 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 13 g, mineral 0.7 g, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg dan zat besi 0.9 mg. Untuk kandungan kalori, mineral dan zat besi duku setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel atau jeruk manis.

Manfaat Buah Dukuh

Beberapa bagian tanaman digunakan sebagai bahan obat tradisional. Biji duku yang pahit rasanya, ditumbuk dan dicampur air untuk obat cacing dan juga obat demam. Kulit kayunya dimanfaatkan sebagai obat disentri dan malaria; sementara tepung kulit kayu ini dijadikan tapal untuk mengobati gigitan kalajengking.

Kulit buahnya juga digunakan sebagai obat diare; dan kulit buah yang dikeringkan, di Filipina biasa dibakar sebagai pengusir nyamuk. Kulit buah langsat terutama, dikeringkan dan diolah untuk dicampurkan dalam setanggi atau dupa. Perasan biji dukuh juga memiliki khasiat obat. Di Malaysia biasa dimanfaatkan untuk obat sakit kepala.

Buah duku mengandung dietary fiber atau serat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon (colon) dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker. Di samping daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam.

(Dari berbagai sumber, ditulis ulang oleh Darwono Tuan Guru Nutritionist dan Guru di Analis Kesehatan Alumni FKH UGM Yogyakarta)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.