Haji Lulung malah apresiasi namanya banyak dikomentari di twitter

#savehajilulung1BanyumasNews.Com – Sudah satu malam tagar atau hashtag #SaveHajiLulung menjadi trending topic jejaring sosial twitter. Lebih dari 100 ribu tagar itu diposting oleh netizen. Seperti diberitakan BanyumasNews.Com kemarin, isinya berupa sindiran, olokan dan satir mengenai sosok H. Abraham Lunggana atau dikenal sebagai Haji Lulng, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Kata-kata yang membuat kita ketawa, namun kadang terkesan lebay, banyak diposting. Demikian juga aneka foto meme, dengan komentar-komentar yang lucu. Ada sebuah kartun yang menggambarkan Haji Lulung tidak terima dijadikan sebagai kartun, dan satu tokoh terpaksa harus ‘dikeluarkan’ dari panel gambar kartun oleh Haji Lulung.

Fenomena tagar yang penuh satir bahkan bully ini berbeda dengan tagar #SaveAhok atau #SaveKPK yang berisi dukungan kepada Basuki T Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI dalam melawan praktek anggaran siluman oleh anggota DPRD DKI. Atau #SaveKPK yang menolak kriminalisasi kepada lembaga anti rasuah itu.

Salah satu kartun yang diunggah di twitter tentang H Lulung
Salah satu kartun yang diunggah di twitter tentang H Lulung

Bagaimana tanggapan Haji Lulung atas kicauan yang kebanyakan berisi candaan dan juga kritikan tersebut? Dikutip indopos.com, Haji Lulung cukup santai. Ia bahkan memberikan apresiasi kepada para netizen.

“Saya mengapresiasi masyarakat yang sudah berkomentar mengenai saya di twitter,” ujar Haji Lulung yang dikenal sebagai tokoh Tanah Abang ini.

Haji Lulung sendiri mengaku tidak membaca twitter. Dalam wawancara dengan Metro TV ia mengatakan isi twitter tidak obyektif.

“Saya sih apresiasi dengan hal itu. Saya juga nggak pernah baca Twitter karena kenapa? karena semuanya tidak objektif,” kata Lulung kepada MetroTV dalam acara Trending Topic, Jumat (6/03/15).

Meski menyadari komentar di twitter banyak yang berisi candaan atau bahkan membully dirinya, Lulung mengaku tidak marah. Menurutnya, mengenai permasalahan yang terjadi antara DPRD DKI Jakarta dan eksekutif dalam hal ini Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015, semata-mata karena dewan ingin Pemprov DKI menjalan Undang-undang. (BNC/ist*)

meme haji lulung

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.