Pertamina Cilacap Tanam 5.700 Bibit Pohon di Lahan Kritis

DSC_0287

CILACAP (BNC)– Meningkatkanya lahan kritis di Kabupaten Cilacap menjadi perhatian berbagai pihak khususnya Dinas Kehutanan & Perkebunan (Dishutbun) dan Pertamina RU IV Cilacap. Tercatat pada tahun 2014 luas lahan kritis di Cilacap mencapai 17.868 hektar dan lahan yang berpotensi kritis 49.895 hektar.

Humas Pertamina RU IV Cilacap, Qurainissa menjelaskan,program penghijauan lahan kritis merupakan salah satu kepedulian Pertamina dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam melestarikan lingkungan. Bertepatan dengan hari ulang tahun PT Pertamina (Persero) ke-57 tanggal 10 Desember 2014,

“Pertamina RU IV memberikan bantuan 5.700 bibit pohon secara simbolis kepada Bupati Cilacap dan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Cilacap dalam acara Hari Menanam Pohon Indonesia yang diselenggarakan di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gandrungmangu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Penanaman 1 Milyar Pohon,” ujar Qurainissa .

Bantuan bibit pohon ini rencananya akan ditanam di beberapa lokasi lahan kritis di Kabupaten Cilacap yaitu di Kecamatan Kesugihan dan Kecamatan Dayeuhluhur berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Cilacap. Jenis bibit yang ditanam sebagian besar adalah jenis Akasia Mangium dan sisanya adalah pohon buah yang memiliki nilai ekonomis berkelanjutan bagi masyarakat sekitar seperti Manggis, Mangga, Cengkeh dan Lengkeng. Jenis pohon Akasia Mangium merupakan salah satu tanaman perintis yang sangat cocok untuk ditanam di lahan kritis karena memiliki tingkat pertumbuhan yang baik dan mampu bertahan di segala kondisi.

Selaian mendukung Gerakan Menabung 100 Juta Pohon (2011-2015) Pertamina Sobat Bumi, program ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam mengurangi jumlah lahan kritis di Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memberikan motivasi bagi pihak lain serta masyarakat sekitar untuk turut serta melakukan penghijauan di lahan-lahan kritis tidak produktif.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.