Ikut Takewondo Bukan untuk Gagah-gagahan

 Fahri Cahyo Sasongko,
Fahri Cahyo Sasongko,

Fahri Cahyo Sasongko, dulu dikenal sebagai anak penakut. Namun kini, siswa  kelas empat di SD Negeri 1 Purbalingga Lor  itu, dikenal sebagai anak  yang percaya diri,  banyak teman, mudah bergaul dan santun dengan siapa saja.

                Perubahan sikap itu, diakui ayahnya, Aris sasongko, berkat gemblengan setelah ikut berlatih di klub Taekwondo. “Anak saya menekuni olah raga Taekwondo pada awal tahun 2013. Semula dia anak yang penakut. Namun perlahan namun pasti, kini berubah ke arah positif, jadi anak yang trengginas, percaya diri, pemberani, mudah bergaul, banyak teman dan santun. Itu berkat gemblengan selama mengikuti Taekwondo,” ujar Aris Sasongko ketika ditemui   di rumahnya di Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Selasa  (21/10).

                Aris yang mendamping anaknya nomer dua, Fahri Cahyo Sasongko saat diwawancarai  mengaku bersyukur atas perubahan sikap anaknya, setelah bergabung di klub Taekwondo, khususnya   di Jagratara Mok’s Taekwondo Club Purbalingga

                “Saya senang menekuni Taekwondo. Jadi banyak teman, dan banyak pengalaman,” timpal Fahri, yang akrab dipanggil Pai, putra nomer dua dari dua bersaudara pasangan Aris Sasongko dan Novita sulistyaningrum ini.

                Dalam menekuni olah raga Taekwondo, Fahri tergolong atlet berprestasi. Hal itu ditunjukkan dari prestasi yang telah diraih putra kelahiran Purbalingga, 27 Maret 2005 ini.Diantaranya, meraih medali emas di Invitasi Taekwondo di Cibubur, Jakarta Timur  (2014), juara 1 Pekan Olah Rega Pelajar di tingkat Kecamatan Purbalingga maupun tingkat Kabupaten Purbalingga  (2014) , serta peraih medali perak pada  kejuaraan Taekwondo  “Mok’s Invitasi Taekwondo Bupati Kendal Cup 2014, se Jawa-Bali yang digelar selama tiga hari, Sabtu-Senin (18-20/10) di GOR Bahurekso Kendal.

                Pai mengaku, ikut olah raga Taekowndo bukan untuk gagah-gagahan, atau jagoan berkelahi.

                “Saya ikut klub Taekwondo untuk cari teman, dan belajar kasih sayang sesama teman serta membela diri. Jadi bukan untuk gagah-gagahan atau jadi jagoan berkelahi,”  ujar Pai yang pernah menjabat sebagai ketua kelas saat duduk di Klas Tiga .

                Pai bertekad, kelak menjadi orang sukses, dan menjadi atlet Taekwondo ternama, seperti Rahmi Kurnia, Abdul Rozak, dan Anis Dewi. Mereka adalah atlet Taekwondo yang telah membawa nama Indonesia di kancah internasional. (***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.