Purbalingga Buka Lowongan 40 CPNS

PURBALINGGA – Pendaftaran CPNS di Kabupaten Purbalingga hingga kini belum dapat dilaksanakan. Hal itu terkait belum turunya rincian formasi yang ditetapkan unruk kabupaten Purbalingga. “Jatah formasi untuk kabupaten Purbalingga sebanyak 40 formasi. Kepastian usulan formasi baru diperoleh dan disampaikan saat rakor di Jakarta, kemarin,” ungkap Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purbalingga, Kodadiyanto, Kamis (21/8).
Menurut Kodadiyanto, jatah formasi untuk Kabupaten Purbalingga diusulkan untuk penambahan formasi 15 tenaga pendidikan, 9 tenaga kesehatan dan sisanya 16 formasi untuk tenaga teknis tertentu. “Jika usulan formasi disetujui dan sudah turun rinciannya, segera akan dibuat pengumuman dan dilakukan pendaftaran secara online. Waktunya belum dapat diketahui secara pasti,” jelasnya.

Sesuai hasil rakor, lanjut Kodadiyanto, pada saat pendaftaran, satu peserta diperbolehkan mendaftar 3 formasi dalam satu kabupaten. Model seleksi menggunakan sistem komputerisasi atau Computer Assisted Test (CAT) sehingga dijamin lebih transparan. “Dengan menerapkan CAT tidak bisa lagi titip-titipan. Jadi jangan coba-coba titip pada saya,” tandasnya.
Ditambahkan Kodadiyanto yang juga Asisten Sekda bidang Pemerintahan, nantinya, pelaksanaan seleksi akan dipusatkan di tingkat bakorwil. Di Jawa Tengah, ada lima kabupaten tidak mendapat formasi penerimaan CPNS 2014. Rata-rata tiap kabupaten /kota mendapat formasi antara 40-45 CPNS.

Para pelamar yang berminat bisa mengunjungi sejumlah situs yang disiapkan oleh panitia seleksi nasional. Diantaranya melalui situs http://sscn.bkn.go.id dan https://panselnas.menpan.go.id.

Pendaftaran CPNS 2014 online melalui situs http://sscn.bkn.go.id, untuk menjamin transparan dan akuntabel. Selain itu, seleksi ini juga dimaksudkan agar setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lolos kompeten dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.