Tim Prabowo Pekan ini Ajukan Perkara Pilpres ke PTTUN

prabowo dkk2JAKARTA – Selain ke Mahkamah Konstitusi (MK), kuasa hukum pasangan Prabowo-Hatta telah mengajukan perkara Pilpres 2014 ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), terkait keabsahan pencalonan Joko Widodo.

Sekadar diketahui, Kubu Prabowo-Hatta mempermasalahkan izin cuti Jokowi sebagai Gubernur dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat mendaftarkan diri sebagai calon presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi hanya menyertakan surat permohon izin cuti dari Presiden.

“Mulai minggu ini sidang di PT TUN. Masalah keabsahan pencalonan Jokowi. Ya Penetapan calon terpilih karena belum dapat persetujuan presiden soal pencalonan,” ujar pengacara Prabowo-Hatta, Elza Syarif pada diskusi Polemik Sindo Trijaya Radio, di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2014).

Dijelaskan Elza, langkah hukum itu bukan karena pihaknya merasa tak puas bila dugaan pilpres hanya diajukan ke MK saja. “Bukan juga, kita temukan kecurangan itu begtu banyak sehingga sebagian dilaporin ke polisi, di Mabes. Kemudian laporkan DKPP. Kita juga mau judicial review (soal putusan KPU) ke MA soal DPT,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, hampir semua ranah hukum diambil oleh pihak Prabowo-Hatta terkait dugaan kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 2014.

Di ranah kepolisian, kubu Prabowo-Hatta melaporkan soal munculnya Allan Nairn yang melontarkan pendapatnya dengan menyudutkan Prabowo. Kemudian di DKPP, mereka mempersoalkan kinerja KPU yang dinilai tidak profesional lantarnya mereka mempunyai bukti rekaman video pertemuan Komisoner KPU Hadar Nafis Gumay dengan timkamnas Jokowi-JK Budi Gunawan.(ded/uun/okezone)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.