2500 Pendonor dari 10 Kabupaten Ikuti “Donor Barah Bersama Tupperware”

donor darah tupperware.3PURWOKERTO (BanyumasNews.Com) – Sebanyak 2500 pendonor darah dari 10  Kabupaten di wilayah Eks Karesidenan Banyumas dan Pekalongan, Sabtu (16/8) ikut ambil bagian dalam aksi “Donor Darah Bersama Tupperware”, di Gedung Sasana Krida Raga Satria, Kompleks GOR Satria Purwokerto. Aksi donor darah itu digelar serentak  di 23 Kota di seluruh Indonesia, termasuk Purwokerto, dengan target pendonor se Indonesia mencapai 25 ribu.

                Kegiatan yang mengangkat tema ‘A Drop for Hopes – Saving Blood For Saving Mothers’ ini sekaligus ikut mendukung perayaan donor darah sedunia ’Safe Blood for Saving Mothers’, dan merayakan hari jadi Tupperware Indonesia ke-23, dan HUT ke 69 Proklamai Kemerdekaan Republik Indonesia.

                Tupperware  adalah perusahaan multinasional yang berpusat di Orlando Amerika Serikat, memproduksi serta memasarkan produk plastik berkualitas untuk keperluan rumah tangga. Melalui sistem penjualan langsung (direct selling), Tupperware berkembang di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia.

                Di Purwokerto, kegiatan aksi donor darah dibuka oleh Kepala PMI Banyumas, dr H Widodo AS. Ikut hadir dalam pembukaan itu, Agung Purwadi, penanggungjawab kegiatan yang sekaligus menjabat Creative Design Officer dari PT Tupperware Indonesia.

                Menurut dr H Widodo AS, dari kurang lebih 2500 pendonor  darah yang ikut menyumbangkan darahnya itu, berasal dari 10 kabupaten di wilayah Eks Karsidenan Banyumas dan Pekalongan. Yakni dari Eks Karesidenan Banyumas meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara. Sedang dari Eks Karesidenan  Pekalongan, meliputi Kabupaten Tegal, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Kota Tegal dan Kota Pekalongan. Ada juga yang datang dari Kabupaten   Kebumen.

                Kegiatan itu terselenggara dengan baik, berkat kerjama PMI Banyumas dan PMI kabupaten tetangga bersama PT Tupperware Indonesia.

                “Kegiatan mendonorkan darah, khususnya di Kabupaten Banyumas semakin hari semakin baik. Ini sebagai pertanda, bahwa kesadaran kemanusiaan  untuk membantu sesama manusia yang mebutuhkan bantuan darah, semakin baik pula. Saat ini, di Kabupaten Banyumas, rata-rata dalam sehari ada 120-140 orang yang mendonorkan darahnya, sedangkan kebutuhan darah per hari rata-rata 70 kantong,” ujar dr H Widodo AS.

                Sementara itu, mengingat banyaknya peminat yang ingin mendonorkan darahnya, panitia harus memeriksa kondisi kesehatan tiap peserta secara cermat. Sebab itu,  terjadi antrian yang cukup panjang. Namun karena banyaknya petugas, sehingga semua calon pendonor maupun pendonor dapat  terlayani dengan baik. Dan di sebuah ruangan yang cukup luas, para petugas melayani satu per satu pendonor yang memenuhi syarat kesehatan, untuk diambil darahnya.

                Usai diambil darahnya, pendonor mendapatkan cindera mata menarik dari PT Tupperware Indonesia.

                Managing Director PT Tupperware Indonesia, Nining W. Pernama menambahkan,melalui kegiatan donor darah kali ini, Tupperware Indonesia ingin meningkatkan  kesadaran akan pentingnya akses darah yang tepat dan aman untuk mencegah

                Diakui Nining W Permana, kematian para ibu hamil akibat  komplikasi kehamilan, masih tinggi. Sebagai catatan, pada tahun lalu mencapai angka 359 per 100.000 kelahiran hidup.

                “Untuk itu, guna menekan angka kematian itu, Tupperware peduli sesama dengan menggalang aksi donor darah.Ini merupakan  kegiatan tahun ke-7 , dan kami targetkan diikuti oleh 25.000 orang dari 23 kota  se Indonesia. Tahun lalu kegiatan sepert ini diikuti 20.000 pendonor dari 22 kota di seluruh Indonesia,” ujarnya.(prs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.