Bank Jateng Didorong Tingkatkan Kredit Produktif

Ganjar Pranowo di bank Jateng temanggungTEMANGGUNG (BanyumasNews.Com) – Bank Jateng terus didorong untuk meningkatkan kredit produktif. Diharapkan pada akhir 2017 target kredit produktif di atas kredit konsumtif dapat tercapai.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH menyampaikan, kredit konsumtif pada sejumlah bank memang tidak dapat dihindari. Namun kredit produktif mesti didorong. Bagaimana pun Bank Jateng harus berani mengcover BPR/BKK untuk melawan rentenir. Untuk itu pembinaan dan perbaikan akan terus dilakukan.

“Perlu jemput bola agar dapat kredit usaha dengan baik. Bakulan paling ambil kredit Rp 300 ribu, Rp 500 ribu, atau Rp 1 juta, tapi cukup menggelindingkan perekonomian masyarakat,” ujar dia, saat meninjau Bank Jateng Kantor Cabang Temanggung, Selasa (5/8).

Seluruh peluang yang ada, imbu ganjar, harus benar-benar dimanfaatkan di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat. Termasuk, peluang untuk kredit pembangunan, seperti pembangunan pasar dan sebagainya. Bahkan jika perlu menjalin kerja sama kredit dengan pemerintah daerah untuk pembangunan di wilayahnya. Tentu dibutuhkan inovasi dan terobosan, serta profesionalitas dari seluruh jajaran bank Jateng. Apalagi dia menekankan tidak ada lagi intervensi berupa “setoran pribadi” untuk pejabat di lingkungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Sehingga profesionalitas mesti selalu ditegakkan.

“Membangun gedung boleh, membeli mobil bagus boleh, meningkatkan bayaran juga boleh, tapi setoran APBD juga harus meningkat,” tegas Gubernur.

Bupati Temanggung Drs Bambang Sukarno menyambut baik peluang kerja sama kredit pembangunan antara pemerintah daerah dengan Bank Jateng. Sehingga pihaknya tidak perlu lagi meminjam dana dari PIB untuk pembangunan di wilayahnya, seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu untuk pembangunan pasar.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno menyatakan siap melakukan terobosan untuk perluasan usaha. Termasuk menjalin kerja sama kredit pembangunan dengan pemerintah daerah. “Tidak ada kata untuk tidak berhasil,” katanya optimistis. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.