Pembangunan Fisik Harus Utamakan Kualitas

pembangunan TK bobotsariPURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Seluruh pekerjaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak khususnya pekerjaan jalan harus mengutamakan kualitas. Dengan kualitas jalan yang baik maka kondisi jalan akan lebih tahan lama dan masyarakat akan nyaman dan aman saat menggunakannya. “Pekerjaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus mengutamakan kualitas, sehingga hasilnya tidak akan mengecewakan dan merugikan masyarakat,” pinta Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto saat meninjau pekerjaan pengaspalan jalan yang dana bersumber dari APBD di sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalinga Sabtu (19/7).
Bupati Sukento meminta, agar seluruh pekerjaan mulai dari sekolah, jalan, talud serta pembangunan yang lainya, janagn dikerjakan secara asal-asalan, karena berbagai kerusakan jalan yang ada selain menjadi tanggungjawab pemkab juga ada tanggung jawab Pemprov, sehingga dalam penangannya harus ada koordinasi yang intensif.

“Saya minta kepada para stakeholder khsusnya para penanggung jawa pekerjaan baik Dinas PU maupun para kontraktor untuk lebih mengutamakan kualitas, baik dalam pelaksanaan pekerjaan jalan, sekolah, dan sarana lainya,sehingga kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tidak terulang kembali,”pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Purbalingga Sigit Subroto mengatakan, bahwa sampai saat ini pengerjaaan berbagai sarana dan prasarana mulai dari pembangunan sekolah, talud, jembatan, serta pengaspalan jalan terus di genjot, agar masyarakat merasa nyaman, serta roda perekonomian akan semakin meningkat.

“Sampai saat ini pekerjaan yang lain berupa pembangunan talud, jembatan, serta sarana lainya masih dalam persiapan, sedangkan proses pengaspalan jalan yang dibiayai dari APBD TA 2014, prosentasenya sudah memncapai 80 persen lebih, sehingga sebagian jalan yang tadinya mengalami kerusakan, sekarang ini sudah relatif aman dan memberikan kenyamanan, karena sudah mulus,”tuturnya.

Menurut Sigit, pengaspalan jalan/hotmix yang sudah dilaksanakan kebanyakn jalur penghubung antar wilayah, baik antar Kecamatan, desa, maupun jalan penghubung antar warga, seperti Jalan Kopral Tanwir-Purbalingga, Purbalingga-Kalitinggar, jalan Karangaren-Limbangan-Cendana, jalan Beji –Pagedangan.

“Jalan yang sudah di hotmix selanjutnya adalah, jalan Karangmalang-Bobotsari-Tangkisan, jalan Bobotsari-Limbangan, jalan Pasar Paing-Kecombron dan Pagerjirah-Karangcengis, seluruhnya sudah di lapisi aspal hotmix, dan siap untuk dilalui kendaraan,”ujarnya.

Sedangkan pembangunan SDN 2 dan TK Pembina Bobotsari, dengan nilai kontrak senilai Rp. 4.440.000.000,- sebagai akibat adanya perluasan pembangunan Terminal Bobotsari, sampai saat ini pengerjaan masih terus digenjot. (BNC)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.