Dinsosnakertran Pantau THR

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Mulai Kamis (10/7) hingga 23 Juli 2014, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Purbalingga melakukan Pemantauan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan di sejumlah perusahaan. Setidaknya ada 60 perusahaan yang didatangi tim yang beranggotakan dari unsur pemerintah dalam hal ini Dinsosnakertran, Serikat Pekerja dan unsur pengusaha.
Kepala Dinsosnakertran Purbalingga Ngudiarto, saat pemantauan THR mengatakan, sesuai peraturan Menteri Tenaga Kerja RI, tentang THR, besarnya THR sudah diatur, yakni satu bulan gaji, bagi pekerja yang sudah lebih dari 1 tahun bekerja. Sedangkan yang belum sampai satu tahun akan diberikan secara proporsional.

« Pemantauan THR di Purbalingga dilaksanakan selama 10 hari dan telah dibentuk posko pemantauan THR, meskipun selama ini di Purbalingga tidak pernah ada permasalahan, » katanya.

Ngudiarto menambahkan, THR merupakan pendapatan pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan, THR ini dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan.

Dinsosnakertran telah melayangkan surat yang berisi kuesioner dan formulir pernyataan kesanggupan pembayaran THR. Dan perusahaan telah mengembalikan formulir kesanggupan.

Setelahnya ditindaklanjuti dengan pemantauan di perusahaan-perusahaan untuk memastikan, semua perusahaan mematuhi aturan
Sementara ketua komisi III DPRD Purbalingga Khodirin menuturkan, selayaknya perusahaan dapat membayar THR H-7. Sehingga para buruh pabrik memiliki waktu yang cukup untuk membeli kebutuhan lebaran. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.