Bazda Salurkan Tali Asih Kepada Imam Masjid san Guru TPQ

Pengurus Bidang Pengumpulan Zakat Bazda Kabupaten Purbalingga, Soekarno Prasodjo (kanan) memberikan tali asih kepada takmir masjid dan guru TPQ/madin di Masjid Babusalam Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu Purbalingga.
Pengurus Bidang Pengumpulan Zakat Bazda Kabupaten Purbalingga, Soekarno Prasodjo (kanan) memberikan tali asih kepada takmir masjid dan guru TPQ/madin di Masjid Babusalam Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu Purbalingga.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mencerdaskan anak dalam bidang keagamaan, sebanyak 540 imam masjid dan guru TPQ/madin di wilayah Kabupaten Purbalingga mendapatkan tali asih dari Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Purbalingga.
Tali asih diserahkan kepada takmir masjid dalam kegiatan amaliah bulan Ramadhan 1435/2014 yang dirangkai dengan pemebrian bingkisan untuk masjid dari Tim Tarawih Keliling Kabupaten Purbalingga, yang dipimpin oleh Bupati, dan Wakil Bupati Purbalingga beserta pimpinan Muspida Kabupaten Purbalingga ke masjid-masjid di wilayah Purbalingga.

“Penyerahan tali asih ini sebagai bentuk apresiasi Bazda Kabupaten Purbalingga kepada para imam masjid dan guru TPQ/Madin yang telah dengan ikhlas, ikut mencerdaskan, serta memakmurkan dan mendakwahkan ilmu agam kepada umat Islam di masjid-masjid maupun madrasah diniyah (madin)/TPQ,”tutur Soekarno Prasodjo Pengurus Bidang Pengumpulan Zakat Bazda Kabupaten Purbalingga saat menyerahkan tali asih pada kegiatan Tarling di Masjid Babusalam Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu Purbalingga Rabu (2/7).

Menurutnya, tali asih diberikan kepada 20 guru TPQ/Madin, dan 10 imam masjid di setiap desa yang menjadi lokasi tim tarling Kabupaten Purbalingga, dengan nominal Rp 250.000,- per orang, sehingga setiap desa lokasi tarling mendapatkan Rp 7,5 juta, dikalikan 18 Kecamatan, dengan jumlah keseluruhan Rp.135.000.000,-.

“Selain tali asih tersebut, tahun ini Bazda juga memberikan tali asih kepada 600 tukang becak yang mangkal di perkotaan serta bingkisan kepada warga kurang mampu/kaum dhuafa di sekitar kantornya senilai Rp 20.000.000,-, sedangkan tali asih rencananya diberikan dalam bentuk bingkisan,”terangnya.

Sukarno menambahkan, bahwa dana tali asih bersumber dari para pemberi zakat (muzakki) yang pada awal bulan Juni 2014 mencapai 1.410 orang, sedangkan jumlah jaringan unit pengumpul zakat (UPZ) di tingkat instansi pengumpul sebanyak 45, dan di tingkat masyarakat 10 pengumpul.

Data perkembangan Bazda dari tahun 2001 sampai dengan bulan Juni 2014, total penerimaan zakat infaq shodaqoh (ZIS) dari masyarkat sebesar Rp 6.162.684.311,-,dengan rincian perolehan infaq sebesar Rp 623.767.945,-, perolehan sodaqoh Rp 179.565.654,-, dan zakat terkumpul Rp 5.539.350.712,-.

Jumlah penyaluran ZIS kepada yang berhak menerima/mustahik keseluruhan dari tahun 2001 sampai bulan Juni 2014 sebesar Rp 5.857.721.508,-, dengan rincian penyaluran zakat Rp 5.060.519.504,-, penyaluran infaq Rp 621.819.171,-, dan shodaqoh Rp 175.382.833,-, untuk saat ini tercatat zakat produktif baru sejumlah 1.887 orang, dengan nilai Rp 214.900.000,-, serta zakat produktif lanjutan sejumlah 1.858 orang dengan nilai Rp 346.900.000,-.

Sedangkan untuk program zakat rehab rumah tidak layak huni (Remahtilani) sebanyak 587 buah senilai Rp 935.400.000,-, dan pada tahun 2014 sebanyak 100 buah, sampai dengan bulan Juni terealisasi 56 buah, serta masing-masing rumah yang direhab mendapatkan bantuan 2 juta, pungkasnya. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.