Piala Dunia 2014: Karim Benzema Antar Prancis Menang 3-0 atas Honduras

Karim Benzema

PORTO ALEGRE (BanyumasNews.com) – Prancis menjadi tim pertama yang mendapat gol berkat bantuan teknologi garis gawang. Gol kedua yang lahir dari kaki Karim Benzema tidak terlihat sebagai gol jika dilihat menggunakan mata telanjang. Namun tidak demikian dengan goal line technology yang dipakai FIFA.

Sempat mendapatkan perlawanan sengit dari Honduras dalam pertandingan kedua Grup E di Estadio Beira Rio, Senin (16/6) pagi WIB, Prancis akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-0. Karim Benzema menjadi bintang di pertandingan ini setelah menjadi aktor utama dari seluruh gol Tim Ayam Jantan.

Benzema mencetak gol pertama Prancis melalui titik penalti pada menit ke-44. Wasit Sandro Ricci memberikan hukuman penalti pada Honduras setelah bek Wilson Palacios mendorong Paul Pogba yang hendak menyundul bola dari sebuah umpan silang. Tak hanya diganjar penalti, Palacios pun mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.

Benzema dengan tenang menempatkan bola ke pojok kiri bawah gawang tanpa mampu dijangkau kiper Noel Valladares. Skor 1-0 untuk keunggulan Prancis menjadi penutup babak pertama.

Di awal babak kedua Honduras melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Oscar Garcia dan Osman Chavez masuk menggantikan Jerry Bengtson dan Victor Bernandez yang cedera. Namun pergantian pemain ini tak banyak mengubah pertandingan yang masih didominasi Prancis.

Babak kedua baru berjalan dua menit, Benzema sudah menghajar gawang Honduras dengan sebuah tendangan kaki kiri dari jarak sangat dekat. Bola menghantam tiang gawang, lalu meluncur masuk melipir garis gawang. Sial, kiper Valladares yang berusaha menangkap bola malah membuat bola memantul ke badannya dan melewati garis gawang. Valladares sigap menangkap bola, namun teknologi garis gawang menyatakan bola sudah melewati garis meski hanya beberapa detik.

Kubu Honduras sempat protes dengan keputusan ini. Pasalnya, monitor stadion yang menampilkan kinerja teknologi garis gawang sempat mengeluarkan tulisan “No goal” setelah bola hasil tendangan Benzema membentur tiang gawang. Namun tulisan itu berubah menjadi “Goal” saat menampilkan momen Valladares menangkap bola.

Protes ini tidak berlangsung lama. Menariknya, pelatih Prancis Didier Deschamps tampak menghampiri pelatih Honduras untuk menjelaskan tentang gambar yang ditampilkan teknologi garis gawang.

Honduras benar-benar tak beradaya. Menit ke-71 kecerdikan Benzema dalam menempatkan bola ke sudut sempit membuat skor bertambah menjadi 3-0. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai dan mengantar Prancis memuncaki klasemen sementara Grup E berkat keunggulan selisih gol dari Swiss.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.