Piala Dunia 2014: Kejutan! Uruguay ditekuk tim terlemah grup Kosta Rika 1-3

Kosta Rika

FORTALEZA (BanyumasNews.com) – Partai pembuka Grup D yang mempertemukan Uruguay dan Kosta Rika sejauh ini menjadi kejutan terbesar di Piala Dunia 2014. Bagaimana tidak? Uruguay yang merupakan peringkat empat di perhelatan sebelumnya, ditekuk dengan skor 1-3 oleh Kosta Rika yang notabene merupakan tim terlemah di Grup D.

Tak cuma status semifinalis Piala Dunia 2010 yang membuat kekalahan Uruguay begitu mengejutkan. La Celeste juga adalah pemegang dua titel juara dunia. Lalu, ingat pula bahwa Uruguay punya deretan pemain top yang musim lalu bersinar bersama klub masing-masing di kompetisi Eropa.

Bandingkan dengan Kosta Rika yang baru tiga kali ini tampil di putaran final Piala Dunia. Kosta Rika pertama kali masuk putaran final Piala Dunia pada 1990 ketika mereka mendapatkan durian runtuh dari dihukumnya Meksiko sehingga tidak boleh berpartisipasi di Italia. Setelah itu Kosta Rika harus menunggu hingga 2002 untuk bisa kembali berada di antara 32 negara terbaik di dunia.

Bertanding di Estádio Castelão, Ahad (15/6) dini hari WIB, Uruguay tak bisa menurunkan striker andalannya Luis Suarez yang masih dalam masa pemulihan cedera. Sebagai gantinya pelatih Oscar Tabarez memainkan duet Diego Forlan dan Edinson Cavani di lini depan. Keduanya terbukti gagal membongkar pertahanan Kosta Rika.

Uruguay unggul lebih dulu di babak pertama ketika Diego Godin dijatuhkan pemain belakang Kosta Rika di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih. Cavani yang ditunjuk sebagai eksekutor dengan santai menyarangkan bola ke dalam gawang. 1-0 babak pertama berakhir untuk keunggula Uruguay.

Kosta Rika membalas di babak kedua. Belum genap 10 menit paruh kedua dimainkan, Joel Campbell mendapat bola matang di dalam kota penalti Uruguay. Tanpa pengawalan sama sekali, Campbell dengan tenang menendang bola ke arah gawang tanpa mampu diantisipasi oleh kiper Fernando Muslera. Skor pun imbang 1-1.

Tiga menit berselang, Kosta Rika berbalik unggul setelah umpan silang Campbell diselesaikan dengan baik oleh Oscar Duarte. Meski dikawal ketat oleh Godin, Duarte berhasil menyundul bola sembari menjatuhkan badan, membuat si kulit bundar melewati Muslera dan kembali menjebol gawang.

Seolah belum cukup, memasuki 10 menit terakhir Kosta Rika menambah satu gol lagi. Kali ini lewat sebuah serangan cepat melalui akselerasi Marcos Urena di sisi kiri pertahanan Uruguay. Setelah melepaskan diri dari kawalan lawan, Urena dengan tenang melakukan placing untuk menempatkan bola ke dalam gawang yang telah ditinggalkan Muslera.

Kekalahan ini membuat peluang Uruguay menjadi sulit. Jika ingin lolos ke babak selanjutnya, Luis Suarez cs. harus meraih setidaknya empat poin dari dua laga berikutnya melawan Italia dan Inggris.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.