Piala Dunia 2014: Surprise! Belanda Bantai Spanyol 5-1

Arjen Robben

SALVADOR (BanyumasNews.com) – Partai pertama Grup B yang mempertemukan dua finalis Piala Dunia 2010, Spanyol vs Belanda, berakhir mengejutkan. Diprediksi berjalan ketat dengan skor tipis atau sama kuat, ternyata Belanda justru tampil dominan dan melesakkan lima gol berbalas satu untuk membalas dendam di final edisi lalu.

Arjen Robben cs. mengusung dendam empat tahun saat gol tunggal Andres Iniesta memupus harapan seluruh warga Kerajaan Belanda yang ingin melihat negaranya menjadi juara Piala Dunia untuk kali pertama. Dendam tersebut langsung tuntas di pertemuan kedua negara pada Sabtu (14/6) dini hari WIB.

Bertanding di Arena Fonte Nova, Salvador, Spanyol sepertinya bakal mengulang kemenangan empat tahun lalu saat Diego Costa dijatuhkan Stefan de Vrij di kotak penalti Belanda dan wasit memberi hadiah tendangan 16 pas. Xabi Alonso yang menjadi algojo sukses menyarangkan bola dan membawa Tim Matador unggul 1-0.

Belanda yang diselimuti dendam kesumat berusaha membalas. Tendangan keras Nigel de Jong dari luar kotak penalti setelah mendapat umpan dari Wesley Sneijder masih bisa diselamatkan oleh Iker Casillas. Gol balasan akhirnya tercipta di menit ke-44 saat Daley Blind memberi umpan silang melengkung nan indah yang sukses disundul dengan tak kalah cantik oleh Robin van Persie.

Bola sundulan RvP melambung sedemikian rupa melewati kepala Casillas yang posisinya terlalu maju ke depan. Gol! Suporter Belanda bersorak-sorai melihat Casillas memungut bola dari dalam gawangnya.

Babak pertama berakhir 1-1.

Babak kedua baru berjalan tujuh menit, Belanda kembali mencetak gol melalui aksi keren Arjen Robben. Menerima umpan dari Blind, Robben meliuk-liuk di dalam kotak penalti berusaha melepaskan diri dari kawalan Sergio Ramos dan Gerard Pique. Setelah menggocek duo bek tersebut, giliran Casillas yang ditaklukkan dengan satu tendangan terarah.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Spanyol kembali kebobolan oleh sebuah gol yang mengingatkan pecinta sepak bola pada gol Diego Godin di partai final Liga Champion pada 25 Mei lalu. Casillas keliru mengantisipasi datangnya bola dari sebuah tendangan bebas yang didapat Belanda. Alih-alih menghalau bola, kiper senior Spanyol ini justru memberi ruang pada De Vrij untuk membobol gawangnya.

Tertinggal 1-3 membuat Spanyol gerah. Pelatih Vicente del Bosque melakukan dua pergantian pemain sekaligus dengan menarik keluar Costa dan Alonso digantikan Fernando Torres dan Pedro. Namun keduanya tak mampu mengangkat performa tim, terlebih dengan penampilan buruk Casillas di muka gawang.

Menit ke-72, sang kiper secara ceroboh kehilangan bola akibat melakukan tendangan tanggung. Bola kemudian direbut Van Persie yang berada tak jauh dari kotak penalti. Dengan tenang, RvP melewati Casillas yang terlihat pasrah dan membobol gawang kosong. 4-1 Belanda unggul.

Pembantaian masih berlanjut. Memasuki menit ke-80, kerjasama Robben dan Sneijder membuat barisan belakang Spanyol kocar-kacir. Robben menguasai bola di tengah kotak penalti, berkali-kali mengecoh Casillas yang dipaksa melompat-lompat mengantisipasi tendangan, sebelum membobol gawang kosong.

Skor akhir 5-1 untuk kemenangan Belanda. Dengan hasil ini Der Oranje kokoh di puncak klasemen Grup A dengan raihan poin 3 dan selisih gol +4. Namun demikian peluang Spanyol belum tertutup. Jika bisa memenangkan dua pertandingan sisa melawan Cili dan Australia, Tim Matador masih bisa mengulang raihan gelar empat tahun lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.