Piala Dunia 2014: Kolombia Awali Persaingan di Grup C dengan Kemenangan Telak 3-0 atas Yunani

Fan Kolombia
Fan Kolombia berpesta setelah tim nasionalnya membantai Yunani 3-0 di partai pertama Grup C.

BELO HORIZONTE (BanyumasNews.com ) – Kolombia sukses mengenyahkan kekhawatiran akan absennya striker terbaik mereka Radamael Falcao yang tak kunjung sembuh hingga Piala Dunia 2014 dimulai. Menghadapi Yunani di pertandingan perdana Grup C, Kolombia menang telak 3-0.

Menghadapi wakil Eropa eks juara Euro 2004, Kolombia sama sekali tak gentar sekali pun tak diperkuat Falcao yang akhirnya dikeluarkan dari daftar skuat. Bertanding di Estádio Mineirão, Ahad (15/6) dini hari WIB, justru pada akhirnya Yunani yang dibuat kelabakan oleh serangan-serangan terorganisir yang dikoordinasi Juan Cuadrado, Teofilo Gutierrez dan James Rodriguez.

Yunani mendapatkan peluang lebih dulu saat bertandingan berusia empat menit. Mendapat umpan dari Panagiotis Kone, Giannis Maniatis melancarkan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Sayang usaha pertama ini masih bisa dihalau kiper Kolombia.

Berselang lima menit kemudian, Kolombia mendapatkan peluang pertamanya dan langsung unggul. Sundulan Pablo Armero memanfaatkan umpan Cuadrado tak mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Yunani. Penonton di stadion pun bergemuruh menyambut keunggulan cepat Kolombia.

Yunani berusaha membalas. Kone melepas tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti di menit ke-29. Namun tembakannya masih meleset. Sebelumnya, Vasilis Torosidis mendapatkan peluang di dalam kotak penalti setelah menerima umpan Jose Holebas lewat sebuah set piece. Lagi-lagi tendangan jarak dekat Torosidis meleset dari sasaran.

Memasuki akhir babak pertama, kedua negara saling jual-beli serangan. Kone dan Torosidis kembali mendapatkan peluang dan lagi-lagi gagal mencetak gol balasan. Sedangkan ancaman dari Kolombia diberikan oleh Cuadrado bersama James Rodriguez dan bahkan Mario Yepes. Tapi tak ada gol lagi yang tercipta hingga babak pertama usai.

Di babak kedua Yunani terus berusaha membongkar pertahanan Kolombia. Diawali peluang Dimitrios Salpingidis di menit ke-48 yang masih bisa diblok pemain bertahan Kolombia. Namun upaya Salpingidis itu menjadi peluang terbaik sampai akhirnya Teofilo Guiterez menggandakan keinggulan Kolombia menjadi 2-0 pada menit ke-58.

Tertinggal 0-2, Yunani semakin giat menyerang. Namun kokohnya lini bekakang Kolombia membuat serangan demi serangan yang mereka bangun mentok tak sampai menyentuh kotak penalti lawan. Satu-satunya peluang bersih terbaik yang didapat Negeri Para Dewa adalah saat sundulan Theofanis Gekas menghantam mistar gawang di menit ke-63. Padahal saat itu gawang Kolombia sudah kosong melompong karena kiper Ospina belum kembali setelah menyongsong bola silang Torosidis.

Yunani menambah daya gedor dengan memasukkan Kostas Mitroglou di pertengahan babak kedua. Namun pemain yang musim lalu tak kuasa menahan Fulham dari jeratan degradasi di Liga Inggris ini tak mampu berbuat apa-apa kecuali serangkaian peluang yang tak sukses membuahkan gol.

Di tengah keputus-asaan, semangat juang Yunani habis seketika begitu Rodriguez mencetak gol ketiga bagi Kolombia tepat di menit ke-90. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-0 bagi Kolombia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.