TMMD Reguler Buka Jalur Ekonomi Warga

Sejumlah anggota TNI melakukan pengerasan jalan di pusatkan di Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar. Kegiatan itu dilakukan pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 92 tahun anggaran 2014.
Sejumlah anggota TNI melakukan pengerasan jalan di pusatkan di Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar. Kegiatan itu dilakukan pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 92 tahun anggaran 2014.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 92 tahun anggaran 2014 yang di pusatkan di Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar, Purbalingga resmi dibuka, Rabu (21/5), oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Edison. Upacara pembukaan ditandai penyerahan alat kerja dan pemukulan kentongan, dilaksanakan di lapangan Desa Bungkanel , Karanganyar.

“Kami bekerjasama dengan Pemda, TNI/Polri dan segenap masyarakat yang ada di sini untuk merealisasikan keiinginan warga memiliki jalan alternatif,” ungkap Danrem Edison di lokasi TMMD Reguler, didampingi Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Agustinus Sinaga, Wakil Bupati Tasdi dan Unsur Muspida lainnya.

Dikatakan Edison, lokasi program TMMD regular, sebelumnya adalah jalan setapak yang biasa dilalui warga menembus hutan yang dikelilingi pemandangan yang indah dan asri. Masyarakat setempat, lanjut Edison, merelakan tanah mereka tanpa ganti rugi supaya jalan bias dilebarkan dan dibangun seoptimal mungkin.

“Atas dukungan dari Pak Bupati dan jajaranya, jalan yang tadinya hanya setapak, kini sudah bagus untuk ukuran di desa. Mobil sudah bisa lewat sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ditegaskan Edison, TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI/Polri, Pemkab dan segenap lapisan masyarakat. Selama ini, TMMD telah membantu tugas pemda dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteraan rakyat, sekaligus membantu meningkatkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Secara fisik, kami terus mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di pedesaan. Kerjasama kita dengan masyarakat menjadikan kemanunggalan TNI dan masyarakat terus terjaga. Artinya ketahanan masyarakat menjadi tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman,” pungkasnya.

Wabup Tasdi mengakui, kegiatan TMMD merupakan momentum yang sangat strategis dalam rangka meningkatkan kemanunggalan Pemerintah Daerah dengan TNI/Polri dan masyarakat. TMMD juga sebagai sarana untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan , kegotong royongan, kerja sama dan keswadayaan masyarakat.

“TMMD harus tetap di pupuk dan dipertahankan karena dengan adanya TMMD dapat melestaraikan semangat gotong royong di masyarakat yang hampir punah. Untuk mensuskeskan program ini, semua SKPD saya minta berperan aktif dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Agustinus Sinaga menuturkan, kegiatan TMMD Reguler 2014 telah diawali dengan kegiatan Karya Bhakti TNI. Program tersebut difokuskan pada kegiatan pelebaran jalan dan membuka jalan baru yang menghubungkan desa Ponjen Kecamatan Karanganyar dengan Kecamatan Karangjambu, sepanjang 1.900 meter dengan lebar 5 meter.

“Masih ada sekitar 600 meter lagi yang harus dibuka untuk benar-benar tersambung dengan jalan baru di wilayah kecamatan Karangjambu. Tapi kita perkeras dulu yang 1000 meter ini,” katanya.

Sementara, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0702 Purbalingga, Kapten Arh Untung Budiyono selaku perwira proyek menjelaskan, pelaksanaan TMMD Reguler akan berlangsung selama 21 hari sejak 21 Mei hingga 10 Juni 2014.
Pekerjaan yang akan ditangani berupa pengerasan jalan sepanjang 1.000 meter dan lebar 5 meter, kemudian pembuatan gorong-gorong plat beton dengan volume 2 x 8,8 x 1,5 meter sebanyak 3 buah, talud 0,40 x 0,30, 2 meter dengan panjang 85 meter dan pembangunan jembatan plat beton sebanyak 2 buah dengan volume 3 x 8,5 x 3 meter.

Selain itu juga melaksanakan rehab rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit dan berbagai kegiatan non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Reguler tersebut, mendapat kucuran dana dari Mabes TNI Rp 141.762.000, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 160.000.000 dan APBD Kabupaten Purbalingga Rp 100.000.000. “Totalnya sebesar Rp 401,7 juta,” jelasnya. (BNC)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.