Panwaslu Identifikasi 1.420 Temuan Daftar Pemilih Pilpres

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Purbalingga menemukan 1.420 temuan pada daftar pemilihan sementara hasil perbaikan (DPSHP) pemilihan presiden (Pilpres) 2014.

Ketua Panwaslu Purbalingga, Heru Tri Cahyono mengatakan, jumlah tersebut merupakan data sementara yang dikumpulkan dari sembilan kecamatan yaitu Karangmoncol, Karanganyar, Mrebet, Purbalingga, Kalimanah, Kutasari, Kejobong, Kaligondang dan Kertanegara.
“Sedangkan dari sembilan kecamatan lainnya, masih menunggu data masuk ke kami,” kata Heru, Rabu (21/5).

Temuan tersebut terdiri atas dua kategori yaitu tidak memenuhi syarat sebagai pemilih  tetapi belum dihapus dari DPSHP dan memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum dimasukkan dalam DPSHP. Untuk kategori pertama, terdiri atas pemilih sudah meninggal, sakit jiwa, kurang dari 17 tahun, pindah domisili dan peralihan status dari sipil menjadi anggota TNI/Polri.

Sedangkan kategori kedua meliputi pemilih sudah berusia 17 tahun,
peralihan status pernikahan, peralihan status dari anggota TNI/Polri menjadi sipil dan adanya perubahan pada data kependudukan. “Misalnya, di Kecamatan Mrebet, ditemukan 32 pemiloih yang telah meninggal, dua pemilih mengalami gangguan jiwa dan 25 orang pindah alamat. Temuan ini, nantinya akan digabung dengan temuan dari kecamatan lain, lalu kami rekomendasikan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk dilakukan perbaikan,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Purbalingga Divisi Pemutahiran Data Pemilih, Eko Setiawan mengatakan, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Panwaslu perihal temuan tersebut. Dia berharap rekomendasi tersebut sudah di tangannya pada 26 Mei mendatang. “20-16 Mei merupakan masa tanggapan dari DPSHP yang diumumkan pada 13 Mei lalu. 27 Mei – 2 Juni masa perbaikan data pemilih yang nantinya akan ditetapkan menjadi Data Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014,” katanya. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.