Nekat! Seorang Kakek asal Rep. Ceska Berniat Seberangi Samudra Atlantik dengan Rakit

Josef Bohac
Samudera Atlantik inilah yang bakal diseberangi oleh Josef Bohac.

PRAHA (BanyumasNews.com) – Samudra Atlantik adalah lautan luas yang memisahkan benua Amerika dengan daratan Eropa dan benua Afrika. Jaraknya tentu tak terkira jauhnya, serta membutuhkan waktu lama untuk mengarunginya. Namun hal tersebut tak melunturkan niat seorang kakek asal Republik Ceska ini untuk menyeberangi samudra tersebut dengan… rakit!

Josef Bohac adalah seorang pelaut berusia 62 tahun. Arti kata “pelaut” di sini bukanlah seorang nelayan yang sehari-hari bergelut dengan lautan. Bohac adalah penjelajah laut yang telah mengarungi banyak lautan untuk kepentingan ekspedisi dan dokumentasi.

Selama ini Bohac melakukan berbagai pelayaran menggunakan perahu layar besar. Ia pernah melakukan perjalanan laut menggunakan perahu dengan sutradara film dokumenter Steve Lichtag. Bohac bahkan punya sebuah perahu dengan dua lambung, plus sebuah perahu khusus untuk menyelam.

Belum lama ini Bohac menyampaikan satu niatan yang terbilang nekat. Kepada media setempat sang kakek mengatakan ingin menyeberangi Samudera Atlantik dengan menggunakan rakit kayu!

Rencananya, Bohac akan berangkat dari sebuah pelabuhan di Portugal. Tujuannya adalah kota Florida yang berada di pantai pantai timur Amerika Serikat. Bohac mengatakan, idenya itu terinspirasi dari perjalanan penjelajah Ceska bernama Eduard Ingris yang mengarungi Samudera Pasifik dengan rakit pada tahun 1950-an.

“Warga negara Norwegia yang terkenal, Thor Heyerdahl, berlayar menyeberangi Samudra Atlantik dengan naik kapal yang dibuat dari kayu balsa atau pohon lontar. Tapi tak seorang pun pernah berhasil berlayar dari satu benua ke benua lain dengan naik rakit yang dibuat dari balok yang diikat jadi satu,” demikian kata Bohac seperti dikutip Xinhua.

Karena itulah, Bohac bertekat menjadi orang pertama yang sukses menyeberangi Samudera Atlantik dari Eropa ke Amerika Serikat menggunakan rakit kayu. Tentu bukan perjalanan mudah. Selain karena jarak yang bakal ditempuh Bohac membentang sejauh ribuan kilometer, rakitnya pun hanyalah terbuat dari 16 balok kayu cemara yang diikat jadi satu dengan kabel baja.

Rakit tersebut akan dirancang sedemikian rupa sehingga mempunyai lantai dengan struktur kuat. Dua tiang akan menghiasi rakit, sekaligus tempat membentangkan layar agar rakit dapat berjalan dengan bantuan angin. Perbekalan Bohac yang berupa makanan, air tawar, pakaian, serta barang-barang pribadinya diletakkan di dalam sebuah gentong.

Meski hanya mengenakan rakit kayu, namun Bohac diperkirakan bakal membutuhkan dana hingga sebesar 400.000 crown atau setara dengan 20.000 dolar AS untuk mempersiapkan perjalanannya. Untuk memenuhi kebutuhan akan dana sebesar itu, Bohac berencana mengutip sumbangan dari masyarakat. Ia juga bakal dengan senang hati menerima donasi dari sponsor.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.