UMKM Purbalingga Sumbang PDB 60 persen

Bupati Borong jajanan tenonganPURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Purbalingga menyumbang product domestic bruto (PDB) sebesar 60 persen. UMKM juga menampung 347.798 tenaga kerja dengan sebesar Rp. 4.216.588.331.

“Kami mendukung penuh keberadaan UMKM. Kami siapkan program subsidi bunga dengan anggaran sebesar Rp 400 juta,” tutur Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto, Senin (12/5).

Bupati Sukento juga mencanangkan tahun 2014 sebagai tahun produk lokal. Pemkab memfasilitasi gebyar UMKM, yakni pasar produk UMKM yang diselengggarakan di kompleks Stadion Goentoer Darjono setiap hari Minggu. Disamping mendorong produk UMKM di pasar modern seperti di Lotte mart, Alfamart serta memfasilitasi pameran tingkat nasional seperti pameran Inacraf tahun 2014 di Jakarta Convention Center (JCC).

“Saya juga mendorong kalangan perbankan untuk membantu para pengusaha UMKM dalam penyaluran kredit,” ujar mantan pimpinan Bank Mandiri tersebut.

Hingga Maret 2014. kredit UMKM yang telah disalurkan di BPR BKK Purbalingga mencapai Rp. 146.593.114.000, atau sekitar 52.76 persen. BPR Buana Mitra Perwira mengucurkan kredit sebesar Rp. 18.427.734.688 (48.38persen), Bank Jateng Rp. 36.624.500.000, Bank Arta Perwira Rp. 52.977.393.822, dan BRI melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp. 107.406.988.698, dengan nasabah sebanyak 17.923.
“Saya menghimbau kepada seluruh pimpinan bank agar menyalurkan dana CSR (corporate Social Responsibility) salah satunya ke UMKM,” ujar Sukento. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.