Liga Inggris: Kalahkan Newcastle United 2-1, Liverpool Tetap Gagal Juara

Daniel Agger
Daniel Agger (kanan) membuat gol penyama kedudukan bagi Liverpool di pertandingan melawan Newcastle United.

LIVERPOOL (BanyumasNews.com) – Liverpool harus menanti titel juara Premier League lebih lama. Setelah sempat digadang-gadang sebagai calon terkuat juara musim ini, The Reds akhirnya hanya bisa menempati posisi kedua klasemen sementara. Poin akhir Liverpool kalah dari Manchester City yang keluar sebagai juara.

Liverpool menghadapi partai terakhir melawan Newcastle United dengan peluang juara masih berada di tangan. Jika Steven Gerrard menang atas Newcastle dan Man. City kalah dari West Ham United, maka trofi juara akan berada di Stadion Anfield. Namun, harapan tersebut pupus.

Newcastle memang berhasil dikalahkan dengan skor tipis 2-1, namun di tempat lain City juga menang atas West Ham. Dengan demikian poin akhir Liverpool (84) kalah dua angka dari The Citizens (86).

Liverpool mengawali pertandingan terakhirnya dengan ketegangan tampak di raut wajah para pemain. Permainan operan pendek dari kaki ke kaki yang biasa diperagakan Liverpool tak berjalan karena kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan pemain sendiri. Sering salah umpan atau terlalu lama menguasai bola sehingga direbut lawan, membuat The Reds tak bisa mengembangkan permainan.

Alih-alih membuat gol cepat seperti biasanya, Liverpool justru kebobolan lebih dulu lewat gol bunuh diri Martin Skrtel. Bermaksud menghalau umpan silang yang dilepaskan pemain lawan, bola yang diblok Skrtel justru mengarah ke gawang sendiri. Gol! Anfield terdiam melihat papan skor menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.

Usai gol tersebut Liverpool berusaha membalas. Namun ketegangan membuat pemain terlihat terburu-buru saat mendapatkan peluang. Selain itu Newcastle juga menerapkan pertahanan ketat dengan lima pemain belakang berdiri sejajar di depan kotak penalti. Babak pertama berakhir dengan sekor 0-1 bagi Newcastle.

Di babak kedua Liverpool coba tampil lebih menekan. Brendan Rodgers memasukkan Aly Cissokho menggantikan Jon Flanagan di pos bek sayap kanan untuk mengimbangi Glen Johnson di sisi kiri. Serangan Liverpool menjadi lebih berbahaya, namun Newcastle masih belum mengijinkan penyerang-penyerang Liverpool memasuki kotak penalti.

Menit ke-62, Raheem Sterling yang sedang melakukan akselerasi menuju kotak penalti Newcastle dijegal oleh Vurnon Anita. Wasit Phil Dowd mengeluarkan kartu kuning dan memberi tendangan bebas. Steven Gerrard yang menjadi eksekutor melambungkan bola ke tengah kotak penalti dan disambut oleh tendangan kungfu Daniel Agger.

Sentuhan kaki Agger pelan saja, namun cukup untuk mengecoh kiper Tim Krul. Bola pun masuk ke gawang melewati bagian bawah tubuh Krul. Anfield bersorak, skor imbang 1-1 terpampang di papan skor.

Sekitar semenit berselang, Liverpool kembali mencetak gol. Lagi-lagi melalui skema bola mati di posisi yang tak jauh dari tendangan bebas gol pertama. Lagi-lagi Gerrard yang menjadi eksekutor melambungkan bola ke tengah kotak penalti, kali ini disambut oleh Daniel Sturridge.

Skor 2-1 untuk keunggulan Liverpool bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini merupakan comeback pertama Liverpool sepanjang musim ini. Sebelumnya, Liverpool tak pernah bisa memenangkan pertandingan dan cenderung kalah jika tak bisa mencetak gol di babak pertama, apalagi kebobolan lebih dulu.

Liverpool 2 – 1 Newcastle United
(Agger 63′, Sturridge 65′ – Skrtel 20′)

Liverpool: 22 Mignolet, 2 Johnson, 38 Flanagan (Cissokho – 45′), 8 Gerrard, 37 Skrtel, 5 Agger, 14 Henderson, 31 Sterling, 7 Suarez, 15 Sturridge (Lucas – 80′), 24 Allen (Coutinho – 59′)

Newcastle United: 1 Krul, 26 Debuchy, 19 Haidara, 2 Coloccini, 6 Williamson, 27 Taylor (de Jong – 73′), 7 Sissoko, 8 Anita, 23 Sh Ameobi, 24 TiotĂ© (Dummett – 82′), 11 Gouffran (Sa Ameobi – 78′)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.