Peneliti AS Ingin Coba Menanam Tumbuhan Bumi di Mars pada Awal 2021

Planet Mars

BanyumasNews.com – Niat peneliti NASA untuk ‘menghidupkan’ Planet Mars dan menjadikannya sebagai sebuah planet layak huni sebagaimana halnya Bumi memasuki babak baru. Setelah bertahun-tahun meneliti keadaan Planet Merah tersebut dengan bantuan kendaraan khusus, kini peneliti ingin bercocok tanam di Mars.

Masih mengandalkan kendaraan robotik milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), para peneliti ingin membawa bibit tanaman ke Mars. Proyek ini dinamakan Mars Plant Experiment (MPX) dengan target melihat kemungkinan berkembang biaknya tanaman untuk mengurangi kegersangan Mars.

“Ini akan menjadi langkah pertama bahwa… kita hanya mengirim bibit ke sana dan melihatnya tumbuh,” kata wakil peneliti utama MPX Heather Smith dari Ames Research Center di Mountain View, California, dalam konferensi Humans 2 Mars di Washington bulan lalu, seperti dilansir Space.com.

“Untuk melakukannya dalam jangka panjang, dasar yang berkelanjutan di Mars, kau ingin bisa melihat bahwa setidaknya tanaman bisa tumbuh di Mars,” tambah Smith

Untuk mendukung proyek ini, tim MPX dipimpin oleh peneliti Ames, Chris McKay. Tak ada perubahan yang dilakukan pada kendaraan jelajah khusus Mars. Kendaraan ini hanya kan membawa bibit tanaman dalam sebuah kotak bening yang dinamai CubeSat. Di dalam kotak bening inilah bibit tanaman ditanam.

Selain bibit dalam media tanam, CubeSat juga berfungsi membawa udara Bumi. Ini dimaksudkan agar tanaman dapat terus berkembang sepanjang perjalanan angkasa yang memakan waktu lama. Ada pun tanaman yang dipilih adalah Arabidopsis, sebuah tanaman berbunga kecil yang biasa digunakan dalam penelitian ilmiah.

Menurut rencana, bibit-bibit tersebut baru akan disiram setelah kendaraan jelajah mendarat di Mars, lalu dibiarkan tumbuh selama sekitar dua pekan.

“Dalam 15 hari, kami akan punya rumah kaca kecil di Mars,” kata Smith.

“Kami akan memulai dari eksperimen sederhana ke rumah kaca di Mars. Itu akan menjadi tujuannya. Ini juga akan menjadi organisme multiseluler pertama yang tumbuh, hidup dan mati di planet lain,” tambahnya.

Proyek ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pertengahan 2020. Kendaraan jelajah pembawa bibit akan diluncurkan dari Bumi pada pertengahan 2020 dan diharapkan mendarat dengan baik di Mars pada awal 2021.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.