Pencuri Rumah Kos Dibekuk

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) –Tersangka pencuri rumah kos di sekitar komplek Fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, kampus Blater, Kalimanah, Purbalingga, berhasil ditangkap Satuan Reserse Polres Purbalingga. Selain itu, polisi juga berhasil membekuk tersangka panadah barang curian itu.
Tersangka pencuri yang dibekuk Setyo (35) warga Desa Pliken RT 2 RW 5 Kecamatan Kembaran, Banyumas. Sedangkan dua penadahnya yaitu Wahyu Sutris Afrianto alias Wook (35) warga Desa Pliken RT 3 RW 5 Kecamatan Kembaran, Banyumas dan Arif WIdodo (34) warga Desa Sokkaraja Wetan RT 4 RW 1 Kecamatan Sokaraja, Banyumas.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Sardji mengatakan, ketiganya ditangkap terpisah. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap kasus pencurian dengan korban Akhmad Mauludin Farhan (21) mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik Unsoed yang ngekos di rumah Jiman, Desa Jompo, Kecamatan Kalimanah mengarah kepada Setyo sebagai tersangka. Polisi lalu melakukan penangkapan terhadap Setyo di rumahnya.

Polisi pun melakukan pengembangan dan berhasil menangkap dua penadah barang hasil curian Setyo. Keduanya wahyu Sutris Afrianto dan Arif Widodo di rumah masing-masing dalam waktu yang tak lama berselang.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian empat kali di komplek kos mahasiswa tersebut,” kata Sardji, Kamis (8/5).

Modus operasi yang digunakan tersangka yaitu dengan cara mencongkel jendela kamar kos menggunakan linggis. Setelah jendela terbuka, pelaku lalu mengambil barang-barang elektronik yang ada lalu kabur.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mendapatkan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio dan sebuah linggis yang digunakan untuk melakukan aksinya. Sedangkan dari penadah, disita barang bukti satu buat note book merk Acer dan sebuah ponsel Blackberry.

Kini ketiganya meringkuk di tahanan Mapolres Purbalingga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. (BNC)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.