Mobil Buatan Indonesia Semakin Diminati, Toyota Targetkan Peningkatan Ekspor Vios

Toyota Vios

JAKARTA (BanyumasNews.com) – Mobil buatan Indonesia ternyata semakin diminati oleh masyarakat dunia. Ini terlihat dari semakin meningkatnya jumlah mobil Toyota buatan Indonesia yang dikirim ke luar negeri dari tahun ke tahun.

Sebagai gambaran, pada 2012 lalu Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah mengekspor sebanyak 118.000 unit ke sejumlah negara di kawasan ASEAN, Timur Tengah, bahkan sampai ke Afrika dan Amerika Latin. Angka tersebut sama dengan 70% total ekspor mobil nasional.

Peningkatan ini lantas direspon dengan membuka pabrik baru di Karawang yang mulai beroperasi awal tahun ini. Pabrik di Karawang tersebut mampu memproduksi 120.000 unit mobil per tahun. Kini, sekitar 90% mobil Toyota yang dipasarkan di Indonesia dibuat di dalam negeri. Beberapa di antaranya menjadi favorit.

Melihat peluang ini, PT TMMIN pun menargetkan untuk meningkatkan volume ekspor. Target ini khusus untuk produk Vios (Yaris sedan), dari saat ini 1.000 unit per bulan menjadi tiga kali lipatnya secara bertahap.

“Pada tahap awal ini Vios diekspor sekitar 1.000 unit per bulan, tetapi nanti volume ekspornya akan naik ke angka 2.500 sampai 3.000 unit per bulan,” kata General Manager Divisi Ekspor Impor TMMIN Teguh Trihono di Jakarta, Selasa (6/5).

Menurut Teguh, sejauh ini sedan Yaris tersebut sudah diekspor ke sembilan negara, dengan Brunei dan Singapura menjadi destinasi terdekat. Negara-negara tujuan ekspor lainnya adalah negara-negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar dan Bahrain.

“Sekarang kami mulai masuk ke era ekspor untuk sedan, dengan ekspor Vios yang dimulai pada April. Saat ini kami ekspor 1.000 unit per bulan, nanti pada Agustus akan dikembangkan hingga mencapai 3.000 unit per bulan,” tambah Executive General Manager External Affairs PT TMMIN Bob Azam.

Seiring dengan peningkatan jumlah unit yang diekspor, Bob mengatakan jumlah Vios untuk penjualan dalam negeri akan lebih sedikit dari yang dikirim ke luar negeri.

“Jadi jumlah Vios yang untuk ekspor itu tiga kali lipat dari jumlah yang untuk pasar domestik. Untuk produk Vios ini jumlah unit untuk diekspor lebih besar yakni 3.000 unit per bulan, sedangkan di pasar domestik itu 1.000 unit per bulan,” kata Bob lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.