Musim Hujan, Produksi Getah Pinus Turun

GETAH PINUS : Salah seorang penyadap getah pinus di wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara tengah mencapur getah sebelum disetorkan ke Perum Perhutani (foto : BNC/ruhito)
GETAH PINUS : Salah seorang penyadap getah
pinus di wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara tengah mencapur
getah sebelum disetorkan ke Perum Perhutani (foto : BNC/ruhito)

BANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Produktivitas getah pinus di wilayah pangkuan Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangkobar, Banjarnegara mengalami penurunan drastis. Pasalnya,
tingginya intensitas hujan dalam beberapa bulan terakhir mengakibatkan
waktu penyadapan menjadi terbatas.

”Drastisnya penurunan setoran sadapan getah pinus disebabkan beberapa
hal diantaranya lumrahnya manusia menghindari hujan sehingga jam kerja
hutan menjadi terbatas. Musim hujan kali ini dimanfaatkan oleh
penyadap untuk melakukan aktifitas pertanian atau musim tanam sehingga
banyak penyadap yang tidak melakukan penyadapan getah,” kata
Asper/Kepala BKPH Karangkobar, Taufik Hidayatuhrachman, belum lama ini
kepada wartawan.

Untuk meningkatkan produksi getah pihak Perhutani membentuk tim
gabungan yang melibatkan Resot Pemangkuan Hutan (RPH) di masing-masing
wilayah sadapan. Selain melakukan pendekatan dengan penyadap, tim ini
juga akan menggenjot kedatangan mandor.

”Pendekatan secara intensif dari rumah-kerumah untuk memberikan
motivasi kepada penyadap. Meraka kami minta melakukan penyadapan lebih
pagi karena bisanya hujan turun di siang hari. Harapan kami, sampai
akhir tahun nanti, kekurangan target dapat tercukupi,” katanya.

Darso(32), penyadap getah pinus asal Desa Kalibombong, Kecamatan
Kalibening mengatakan, sejak musim penghujan dirinya mengurangi
aktifitas penyadapan karena mengolah lahan pertanian dulu.

”Bukan kita tidak mau menyadap lagi, akan tetapi, kita juga harus
‘ngopeni’ kebun agar semuanya dapat tertangani. Setelah tanam, saya
akan kembali menyadap lagi. Tentunya setelah agak lama ditinggalkan,
kita akan menyetorkan getah dalam jumlah banyak,” katanya (ruhito).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.