Kontestan Asal Eropa Sebut Jadwal Kick-off Piala Dunia 2014 Tak Manusiawi

Brasil
Brasil, diunggulkan menjadi juara Piala Dunia 2014 karena faktor cuaca dan tuan rumah.

BanyumasNws.com – Piala Dunia 2014 tinggal satu bulan lagi. Selain persoalan kesiapan infrastruktur yang masih compang-camping, sejumlah kontestan asal Eropa menyoroti jadwal kick-off pertandingan yang rata-rata berada di jam makan siang.

Piala Dunia 2014 di Brasil dimulai pada 12 Juni. dengan partai Brasil vs Kroasia di Sao Paulo menjadi pembuka. Partai ini dimulai pada pukul 17.00 waktu setempat. Bagi Brasil, tak ada masalah dengan jadwal ini karena pukul 17.00 di negara tropis seperti Brasil cuaca sangat bersahabat. Tapi tidak bagi Kroasia.

Bagi negara-negara Eropa, kick-off ideal di negara beriklim hangat adalah di atas pukul 19.00. Saat itu pun tak semua pemain bisa tahan berlari penuh tenaga selama 90 menit. Ingat bagaimana timnas Belanda meminta jeda untuk minum di tiap pertengahan babak saat melawan timnas Indonesia tahun lalu?

Waktu itu Belanda mengakui cuaca Jakarta sangat panas dan mereka sedikit terganggu dengan hal tersebut. Namun, sebagai pemain profesional tak ada alasan untuk tidak bermain maksimal. Karenanya jalan tengah diambil dengan cara meminta waktu jeda untuk minum di masing-masing pertengahan babak.

Problem tersebut besar kemungkinan juga bakal dihadapi negara-negara Eropa di Brasil nanti. Dengan suhu rata-rata 28-30 derajat celcius, para pemain Eropa yang biasa bertanding di suhu jauh lebih rendah dari itu dikuatirkan tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

Tak Manusiawi
Dari 64 pertandingan Piala Dunia, 24 di antaranya mengambil kick-off pukul 13.00 waktu setempat. Enam partai dengan waktu kick-off pukul 13.00 dimainkan di babak knock-out, sisa 18 partai lagi di babak penyisihan grup. Dari 18 partai tersebut, 14 di antaranya menampilkan tim-tim Eropa.

Yunani yang akan bertemu Kosta Rika pada partai pertama Grup C dijamin kesulitan meladeni permainan lawannya karena harus bertanding tengah hari. Demikian pula dengan Swiss yang harus berhadapan dengan Ekuador sehari berikutnya. Sedangkan Jerman dan Portugal akan sama-sama kepayahan saat keduanya bertemu di partai pertama Grup G di Arena Fonte Nova, Salvador, 16 Juni mendatang.

Mengingat Piala Dunia dimainkan secara spartan di mana setiap tim harus bertanding tiga hari sekali, kemampuan pemain dikuatirkan bakal tergerus ganasnya cuaca. Jangan heran jika kelak tim-tim Eropa tak berdaya menembus babak-babak krusial karena sudah harus tumbang kecapaian.

Bandingkan dengan Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang, di mana banyak kejutan terjadi. Brasil yang keluar sebagai juara adalah tim asal sesama negara tropis. Dengan mudah mereka menumbangkan perlawanan Jerman yang menjadi satu-satunya negara Eropa tulen yang masuk babak empat besar. Turki sebagai tim separuh Asia masih bisa beradaptasi karena cuacanya tak sekontras Eropa tengah, timur dan selatan.

Menimbang faktor cuaca, rasanya berani bertaruh juara edisi kali ini adalah negara-negara asal Amerika Latin. Ini juga didukung catatan sejarah di mana negara-negara Amerika Selatan selalu keluar jadi juara jika Piala Dunia dihelat di benua tersebut.

Piala Dunia pertama pada tahun 1930, dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay. Lalu 20 tahun berselang saat Piala Dunia dihelat di Brasil, kembali Uruguay kembali keluar sebagai juara. Kali itu partai final mempertemukan Brasil vs Uruguay. Tahun 1962, Cili menjadi tuan rumah dan Brasil keluar sebagai juara. Lalu 16 tahun kemudian, Argentina yang menjadi tuan rumah sukses menjadi juara kompetisi.

Tahun ini, Brasil jadi kandidat kuat mengingat mencuatnya sejumlah pemain mereka di liga-liga Eropa plus status sebagai tuan rumah. Namun Argentina tak bisa diremehkan, sementara Uruguay dengan Luis Suarez-nya bakal menjadi kuda hitam nan menakutkan. Eropa? Saat ini mereka harus puas menjadi penggembira.

Pemalang, 30 April 2014.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.