Kades Mesti Paham Karakteristik Desanya

 

BINTEK : Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo memberikan pembekalan kepada kades (foto : BNC/ruhito)
BINTEK : Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet
Utomo memberikan pembekalan kepada kades (foto : BNC/ruhito)

BANJARNEGARA  (BanyumasNews.Com) – Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo meminta kepada kepala desa untuk meningkatkan kualitas desanya dengan memperbaiki  kualitas administrasi,  Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan beragam persoalan yang ada wilayahnya.

”Kepala desa juga harus tahu hal terkecil sekalipun yang terjadi di
desa, karena hal tersebut menunjukan kepedulian yang tinggi terhadap
desanya,” kata Sutedjodihadapan kepala Desa pada acara Bimbingan
Teknis Peningkatan Kapasitas Lembaga Pemerintahan Desa di Aula Hotel
Sokanandi, kemarin.

Dalam menyampaikan program kerjanya, kepala desa juga harus
mempertimbangkan karakteristik desa sehingga mampu meningkatkan
kualitas desa. Banyak permasalahan desa juga menuntut kepala desa
untuk selalu berkoordinasi dengan baperdes, sekdes dan pemuda sehingga
memuncul satu visi yang sama. ”Jika kompak dalam menjalankan program
kerja saya yakin desa akan semakin maju dan terararh dalam menjalankan
pembangunan,” katanya.

Dahulu pemerintahan Desa sering mengeluh dengan minimnya dana desa
yang sedikit, namun sekarang pemerintahan desa mestinya tidak lagi
mengeluh dengan suntikan dana yang lebih besar dan segera memperbaiki
penyelenggaraan pemerintahan desa yang sudah berjalan. ”Jangan sampai
bantuan yang diberikan di salah gunakan yang akan membawanya ke ranah
hukum dan menginap di jeruji besi,” ujarnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Banjarnegara, Suroso mengatakan,
usai mengikuti Bintek kades diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan
dan kepemimpinan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di
wilayahnya. ”Kades harus memahami dan siap menyambut berlakunya
undang-undang desa yang baru sebagai dasar dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa” tegasnya.

Narasumber pada bintek tersebut adalah Inspektorat Kabupaten, dinas
pendapatan, pengelolaan keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah, Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta
Bagian Hukum Setda Banjarnegara. ”Bintek diikuti  200 kepala Desa
dimana setiap angkatan di ikuti oleh 50 peserta (ruhito).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.